KAB. SEMARANG, wartaintegritas.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten sedang menyiapkan program pemberdayaan ekonomi mustahik atau penerima zakat. Rencananya program tersebut pada peternakan kambing kolektif di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang. Demikian diungkapkan Ketua Baznas Kabupaten Semarang Khadziq Faizol kepada awak media, Selasa (26/08/2025).
“Rencananya program tersebut akan dilaunching pada akhir bulan September 2025, ini setelah semua persiapan termasuk pembuatan kandang kolektif bensr-benar selesai, ” kata Khadziq, disela acara Sarasehan Ulama-Umaro putaran ke 314 di Balai Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Selasa (26/08/2025) sore.
Ditambahkan, ada sebanyak 30 mustahik akan disatukan dalam satu kelompok dan mereka akan mengikuti pelatihan secara terpadu. Pelatihan itu mulai dari cara beternak, manajemen kandang, pembuatan pakan, dan pemasaran serta tahap lanjutannya. Totalnya ada 285 ekor kambing yang akan diserahkan senilai kurang lebih Rp 600 juta. Harapannya, mereka dapat berdaya secara ekonomi dan menjadi pembayar zakat.
Selain itu, Baznas juga mempersiapkan pelatihan menjahit untuk 80 warga kurang mampu. Program ini hasil kerja sama dengan lembaga swasta dan akan dilaksanakan di BLK Muslimat di Kecamatan Tuntang. Selanjutnya, mereka akan disalurkan ke perusahaan garment yang membutuhkan.
Diungkapkan pula, bahwa target perolehan dana Zakat Infak dan sedekah (ZIS) tahun 2025 sebesar Rp 7 miliar. Dan pihak Baznas sangat optimis dapat tercapai. Hingga semester I tahun 2025 ini, telah terkumpul Rp 3 miliar. Bahkan, Baznas juga menjalin kerja sama dengan Polres Semarang, PHRI, KPU dan Bawaslu yang intinya untuk meningkatkan perolehan dana ZIS.
Oleh: Heru Santoso










