Oleh: Darto Sachius *)
Kunci Pertama adalah seseorang harus memiliki olah kemampuan secara (IQ Dan Skill). Apakah yang dimaksudkan dengan olah kemampuan IQ dan skill?
Kemampuan IQ adalah kemampuan seseorang untuk mampu berpikir secara nalar logis mengenai berbagai sisi dari ilmu entrepreneurship misalnya kemampuan kebagaimana membaca peluang pasar, kemampuan bagaimana berinovasi mengenai sebuah produk yang akan kita pasarkan, bagaimana bentuk, rasa, warna, berat. ngepaknya, dan harganya, apakah menarik perhatian pelanggan dan bisa bersaing dengan produk yang serupa, berikutnya seseorang harus memiliki kemampuan bagaimana mengelola managemen produk, SDM, modal, pelanggan, aset, keuangan dan waktu yang tepat untuk meluncurkan hasil karya tersebut.
Kemampuan yang tidak kalah penting dalam berentrepreneurship adalah bagaimana seseorang memiliki kemampuan dalam menjual, sebab kalau kita sudah menghasilkan produk, mampu berinovasi dan memiliki kemampuan mengelola sebuah usaha tetapi tidak bisa menjual apa artinya dari semua kemampuan itu. Tentu semua akan berhenti di gudang sebab itu kemampuan menjual menjadi sangat penting dalam bisnis apapun.
Hal berikutnya seseorang entrepreneurship harus memiliki skill dalam keempat hal diatas yaitu bisa menghasilkan produk, bisa membaca peluang pasar, bisa mengelola bisnisnya dan bisa menjual ke pelanggan. Apa beda IQ dan Skill.
Skill adalah suatu kemampuan yang terus diulang-ulang sepuluh kali, seratus kali sampai seribu kali bahkan sampai anda lupa untuk menghitungnya. tindakan itulah yang menjadikan skill atau anda tidak sadar menjadi seorang ahli. Sebagai contoh misalnya seorang pemain basket dia berlatih melempar bola untuk masuk di ring gawangnya, kalau setiap hari hanya memasukkan sepuluh sampai seratus kali anda pasti belum jadi penembak jitu. Tetapi kalau sekali latihan anda melempar seribu kali dan sehari anda latihan pagi dan sore selama lima jam, maka anda selama setahun akan menjadi penembak jitu seperti para pemain basket MBA di Amerika. Itulah bedanya kemampuan IQ dan Skill dalam entrepreneurship.
Kunci kedua adalah kemampuan seorang entrepreneurship memiliki keberanian (Mental dan Sikap).
Apa itu mental? Mental adalah apa yang ada dalam hati dan pikiran anda untuk seseorang memiliki dasar bertindak secara berani untuk mengambil sikap tertentu dalam berbagai situasi dalam dunia entrepreneurship. Mental apa yang seharusnya dimiliki oleh seorang entrepreneurship? Mental pertama yang harus dimiliki adalah keberanian untuk memutuskan dan bertindak. Misalnya bagaimana mengatasi ketakutan dalam membuka sebuah usaha baru, sebab untuk memulai sesuatu yang baru biasanya seseorang memiliki sejuta ketakutan, misalnya: takut gagal, takut dikatain orang, takut bersaing, takut bangkrut, takut berhenti di tengah jalan dan sebagainya. Seseorang berkata ketakutan itu akan hilang dengan sendirinya kalau hal itu mulai coba dilakukan. Mental berikutnya yang harus dimiliki seseorang entrepreneurship adalah kemampuan mental yang dapat mengendalikan resiko. Sebab dalam setiap pekerjaan pasti ada resikonya, tetapi seorang entrepreneurship harus mampu menghitung resiko yang terkecil sampai yang terbesar.
Memiliki Kemampuan menghitung resiko atau disebut managemen resiko, inilah kunci seseorang dihindarkan dari kegagalan total. Sebab kegagalan itu biasa dalam berbisnis karena keberhasilan seseorang ditentukan dari banyaknya tumpukan kegagalan. Sebab itu mental berikutnya yang harus dimiliki seseorang entrepreneurship adalah keluar dari zona nyaman. Semua orang pasti tidaklah mudah untuk keluar dari zona nyaman. Seorang pengemis tidak akan bisa berubah nasibnya selama dua puluh tahun kalau dia tidak berdiri dan melangkah ke tempat berbeda dan menghentikan tangan yang selalu dibawah. Sebab itu tindakan yang harus dilakukan adalah mulai bekerja dengan tanganya dan berpeluh keringat untuk mengerjakan sesuatu.
Keberanian bersikap ini berarti adalah bukan hanya ada dalam hati dan pikiran tetapi bertindak secara nyata bagaimana mengatasi ketakutan, bagaimana mengendalikan resiko dan bagaimana berupaya keluar dari zona nyaman. Sikap itu sulit untuk didefinisikan sebab sikap itu hanya bisa dilihat dalam tindakan sehari-hari. Sikap inilah yang menentukan kesuksesan seorang entrepreneurship. Untuk kunci ke tiga dan keempat kita akan ketemu dalam tulisan berikutnya. GBU
*) Penulis seorang dosen, tinggal di Semarang










