KAB. SEMARANG, wartaintegritas.com – The Simphonic Voyage from Indonesia, sebuah orkestra yang melibatkan 60 orang musisi dan 50 orang peserta paduan suara, baru sajamelanglang buana ke luar negri, bahkan ke luar benua. Dari banner yang bisa dilihat di You Tube atau FB akun Eunice Tong, The Simphonic Voyage from Indonesia memiliki acara konser tgl. 3 Juli di Tokyo, Musa Kawasaki Symphony Hall; tgl. 6 Juli di San Jose, California Theatre, tgl. 8 Juli di Los Angeles, The Music Center’s Walt Disney Concert Hall; tgl. 10 Juli di San Diego, Shadow Mountain Community Church, tgl. 13 Juli di New York, Stern Auditorium/ Perelman Stage at Carneige Hall; tgl. 14 Juli di Philadelphia, Marian Anderson Hall at the Kimmel Center; dan tgl. 15 Juli di Washington DC, The Music Center at Strathmore.
Di antara 60 musisi yang tampil dengan berbagai alat musik, terdapat seorang musisi alat perkusi Teddy W. Antonius (48). Teddy W. Antonius pria kelahiran 12 Juli 1976 di Ambarawa Kabupaten Semarang ini sebelumnya terlibat cukup lama di sebuah orkestra yang digawangi oleh musikus Addie MS, seorang musisi yang tidak asing lagi di blantika musik dan orkestra Indonesia.
Saat mengikuti konser di Tokyo, Teddy yang memiliki 3 orang anak dari pernikahannya dengan Irma (44) ini menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan penulis antara lain bagaimana kesan menjadi bagian dari The Simphonic Voyage from Indonesia. Teddy mengatakan sangat bangga menjadi bagian dari The Simphonic Voyage from Indonesia.
“Saya sangat bangga bisa ikut membawa nama Indonesia ke dunia internasional, khususnya saya juga bangga dapat mewakili sebagai putra daerah,” demikian jawab Teddy ayah dari Olan (16), Olif (8), dan Olvan (5).
Teddy memiliki pengalaman belajar musik yang cukup panjang. Tahun 1994 belajar musik secara formal di ISI Yogyakarta dengan mengambil mayor perkusi, sejak tahun 2000 sampai saat ini masih aktif sebagai musisi freelance di beberapa orkestra di Jakarta.
Mandat Budaya
Konser The Simphonic Voyage from Indonesia yang memiliki tujuan untuk memperkenalkan Indonesia dan musisinya ke dunia internasional dan merupakan kunjungan kulktural ini didanai oleh Yayasan STEMI.
Yayasan STEMI, atau Stephen Tong Evangelistic Ministries International, adalah sebuah yayasan yang didirikan oleh Pendeta Dr. Stephen Tong pada tahun 1978. Yayasan ini berfokus pada penginjilan dan mandat budaya. Pelayanan STEMI dimulai dengan mengadakan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) setiap tahun di berbagai kota di dunia. Rupanya konser The Simphonic Voyage from Indonesia bagian dari pelaksanaan mandat budaya itu.
STEMI juga memiliki pelayanan media seperti STEMI TV dan Reformed 21, yang menjangkau ratusan juta orang melalui internet dan rekaman. Dengan kata lain, Yayasan STEMI adalah organisasi yang didedikasikan untuk menyebarkan Injil dan nilai-nilai budaya Kristen, serta menyediakan berbagai pelayanan terkait, seperti pembinaan rohani dan kegiatan penginjilan.
Stephen Tong Konduktor Konser
Konduktor konser The Simphonic Voyage from Indonesia adalah Pdt. Stephen Tong. Stephen Tong selain dikenal sebagai pendeta, penginjil, juga sebagai musikus Kristen. Pria kelahiran tahun 1940 di Pulau Gulangsyu, Xiamen, Tiongkok yang kelihatan masih bugar ini memiliki empat orang anak dari hasil pernikahan dengan Alice Tong. Mereka adalah Rebecca Tong, David Tong, Elizabeth Tong dan Eunice Tong-Holden.
Selain Stephen Tong, menurut penuturan Teddy, dua orang anak Stephen Tong yakni Eunice Tong dan Rebecca Tong akan juga tampil sebagai konduktor.
Adapun lagu-lagu andalan yang akan mereka bawakan dalam setiap konser menurut penuturan Teddy adalah Dvorak-Symphony 9, Light ConcerCavalry-Franz Suppe, Mars Pancasila, Rayuan Pulau Kelapa serta beberapa lagu oratorio yang dibawakan oleh Jakarta Oratorio Society (JOS) dan lagu choir JSO.
Rupanya para penikmat konser tidak saja disuguhi dengan lagu-lagu klasik yang populer pada masanya tetapi juga disuguhi lagu-lagu nasional Indonesia yang membawa kenangan dan semangat kebangsaan, khususnya bagi penonton yang berdiaspora di berbagai kota di luar negeri yang menjadi sasaran konser orkestra The Simphonic Voyage from Indonesia ini.
Oleh: Suyito Basuki










