Warga Global Learning Expedition (WGLE) 2026“Pembelajaran di Luar Kelas, Penjelajahan Tanpa Batas”

Pendidikan175 Dilihat

SURAKARTA – wartaintegritas.com – SMA Warga Surakarta kembali meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran bermakna melalui program unggulan Warga Global Learning Expedition (WGLE) yang dilaksanakan pada 5–9 Mei 2026 di Bali. Kegiatan ini diikuti oleh 225 murid dengan tujuan memberikan pengalaman belajar autentik yang mengintegrasikan aspek akademik, karakter, budaya, serta keterampilan abad ke-21.

Dalam sambutan pemberangkatan rombongan, Kepala SMA Warga, Aditya Noor Cahya Perdana, S.Pd., Gr., M.Pd., menekankan bahwa pembelajaran tidak hanya terbatas pada ruang kelas, melainkan harus diperluas melalui interaksi langsung dengan lingkungan nyata. Ia mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga sikap, menjunjung tinggi sopan santun, serta menghargai perbedaan budaya dan adat istiadat yang dijumpai selama kegiatan berlangsung. Pesan tersebut menjadi fondasi penting agar para murid mampu menunjukkan jati diri sebagai pelajar berintegritas dan berkarakter unggul.

Rangkaian kegiatan WGLE dirancang secara sistematis dan terpadu. Pada aspek pembelajaran akademik dan kebangsaan, peserta melakukan kunjungan ke Istana Kepresidenan Tampaksiring. Di lokasi ini, murid memperoleh wawasan mengenai sejarah, fungsi, serta nilai strategis istana sebagai simbol negara. Kegiatan ini memperkuat pemahaman tentang pentingnya persatuan, identitas nasional, serta semangat cinta tanah air.

Selanjutnya, pembelajaran berbasis budaya dilaksanakan melalui kunjungan ke Desa Wisata Penglipuran. Desa yang dikenal sebagai salah satu desa terbersih di dunia ini memberikan pengalaman nyata tentang kearifan lokal, tata kelola lingkungan, serta sistem sosial masyarakat adat yang tetap lestari di tengah arus modernisasi.

Penguatan literasi kewirausahaan dilakukan melalui kunjungan ke Cocoa Land Bali. Para murid memperoleh pengalaman langsung mengenai proses pengolahan kakao menjadi produk bernilai ekonomi. Selain itu, mereka juga memahami konsep industri kreatif berbasis potensi lokal, inovasi produk, serta peluang kewirausahaan di era global.

WGLE 2026 juga diperkaya dengan kegiatan rekreasi edukatif yang tetap sarat nilai pembelajaran. Peserta mengunjungi Pabrik Kata-Kata Joger yang dikenal sebagai pusat kreativitas dalam mengolah kata menjadi produk bernilai seni dan ekonomi. Kegiatan ini mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif, komunikatif, dan inovatif.

Di Tanjung Benoa, murid mengikuti aktivitas wisata bahari yang melatih keberanian, kerja sama tim, serta kemampuan adaptasi. Sementara itu, kunjungan ke Puja Mandala memberikan pengalaman konkret tentang toleransi antarumat beragama, di mana berbagai rumah ibadah berdiri berdampingan sebagai simbol kerukunan.

Penguatan apresiasi seni dan budaya ditunjukkan melalui kegiatan menyaksikan pertunjukan Tari Kecak di Garuda Wisnu Kencana. Pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi tentang nilai-nilai budaya, sejarah, dan filosofi kehidupan masyarakat Bali.

Keindahan alam Bali turut menjadi media pembelajaran yang inspiratif. Murid menikmati suasana Pantai Kuta yang terkenal dengan panorama matahari terbenamnya, sekaligus belajar mengenai potensi pariwisata dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Pura Ulun Danu Beratan yang menjadi ikon harmonisasi antara manusia, alam, dan spiritualitas.

Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh peserta didik dilatih untuk mandiri, disiplin, serta bertanggung jawab dalam mengelola waktu, menjaga kebersihan, dan bekerja sama dalam kelompok. Interaksi dengan lingkungan baru juga mendorong peningkatan kemampuan komunikasi lintas budaya serta memperkuat rasa percaya diri.

Tema “Pembelajaran di Luar Kelas, Penjelajahan Tanpa Batas” benar-benar terwujud dalam setiap rangkaian kegiatan. Para murid tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mengalami proses pembelajaran yang utuh dengan melibatkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang.

Melalui WGLE 2026, SMA Warga Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki good character dan good competence. Program ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi peserta didik untuk tumbuh sebagai pribadi yang adaptif, berwawasan global, serta mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

(Purwoto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *