Matius 3:1-12
Oleh: Pdt. Em. Suyito Basuki *)
Bertobat adalah tindakan berbalik dari kejahatan kepada kebenaran. Hal ini sangat dikehendaki Allah. Yohanes diutus untuk membuka kesadaran orang-orang Israel terbuka hatinya dan akhirnya bertobat karena “Kerajaan Sorga sudah dekat”. (ay. 2)
Kerajaan Sorga atau Kerajaan Allah menunjuk kepada Kerajaan Mesias (Tafsir Alkitab Masa Kini 3, hal. 70) yang akan tiba. Kerajaan Sorga ungkapan yang menunjukkan pemerintahan Allah yang abadi di surga, tetapi kerajaan-Nya itu juga meliputi segala sesuatu yang terjadi di bumi. Yesus menyatakan bahwa pemerintahan Allah akan digenapi pada suatu saat di masa depan (24: 14, 30). (Alkitab Edisi Studi, LAI: 2010, hal. 1564) Untuk masuk ke Kerajaan Sorga atau Kerajaan Mesias itu, orang harus bertobat.
Bertobat dilakukan dengan pengakuan dosa dan melakukan baptisan air. (ay. 6) Bertobat buktinya adalah perbuatan-perbuatan yang dihasilkan sesuai dengan pertobatan itu. (ay. 8)
Bukti pertobatan: yang memiliki dua helai baju, membagi dengan orang yang tidak punya baju (Lukas 3:11a), yang memiliki makanan, membaginya dengan orang yang tidak memiliki makanan (Lukas 3:11b), pemungut cukai menagih sesuai dengan ketentuan, tidak boleh melebih-lebihkan (Lukas 3:13), dan prajurit jangan merampas dan memeras, mencukupkan dengan gajinya (Lukas 3:14).
Yohanes menegur orang-orang Farisi sebagai kaum legalis dan Saduki sebagai kaum ritualis yang ingin dibaptis tetapi tidak bertobat dengan sungguh-sungguh. Yohanes menegur keras dengan mengatakan bahwa mereka adalah “keturunan ular beludak” dan “tidak dapat lepas dari murka yang akan datang” (ay. 7, 10) Orang Farisi sangat bangga dengan diri mereka yang merupakan keturunan Abraham secara lahiriah. (ay. 9)
Menyongsong kedatangan Tuhan dalam acara-acara natal yang akan kita ikuti, pertobatan yang sungguh-sungguh perlu dilakukan. Kedatangan Mesias dalam rupa seorang anak manusia memberi damai dan suka cita. Hanya orang yang memiliki pertobatan yang sungguh-sungguhlah yang bisa merasakannya.
*) Penulis tinggal di Ambarawa Kabupaten Semarang
















