Hadirkan Mukjizat dalam Kehidupan

Kontemplasi133 Dilihat

Oleh: Suyito Basuki *)

Perkawinan adalah salah satu bagian dari kehidupan yang Tuhan rencanakan sejak awal kehidupan.  Perkawinan menjadi sarana pasangan saling menunjukkan kasihnya satu sama lain.  Perkawinan juga menjadi sarana pasangan menunjukkan kasih-Nya kepada Tuhan. 

Namun tahukah kita bahwa sebelum pasangan perkawinan tersebut menunjukkan kasihnya kepada Tuhan, Tuhan telah menyatakan kasih-Nya kepada pasangan tersebut?  Perkawinan di desa Kana adalah salah satu contohnya.  Dalam Injil Yohanes 2:1-11 Dikisahkan bahwa suatu ketika ada pasangan yang menikah di desa Kana.  Seperti biasa, perkawinan diawali dengan ritual pengesahan perkawinan secara agama dan kemudian dilanjutkan dengan sebuah pesta kebahagiaan.  Mereka mengundang tamu-tamu, termasuk Maria ibu Yesus dan Yesus sendiri juga diundang!  Lihatlah, setiap Yesus datang pasti ada sesuatu yang mengherankan akan terjadi!

Entah karena persediaan jamuan minuman anggur terbatas atau jamuan sudah diperhitungkan tetapi tamu banyak yang datang melewati quota yang diperkirakan, menyebabkan  jamuan minuman anggur kurang!  Pemimpin pesta, mungkin semacam ketua panitia, dan keluarga menjadi kebingungan.  Mereka kesulitan mencari anggur sebagai cadangan tambahan.  Pada saat yang genting itulah maka Maria tanggap dan berkata kepada para pelayan untuk mengerjakan apa yang akan dikatakan Yesus kepada mereka.

Yesus pun kemudian mengatakan kepada para pelayan itu supaya mengisi enam tempayan itu dengan air.  Dan kemudian berkata, “Cedoklah…!”  Maka seketika air dalam tempayan-tempayan itu berubah menjadi anggur.  Pemimpin pesta sangat heran, setelah mencicipi anggur itu.  Biasanya orang menyajikan anggur yang baik kemudian berangsur yang kurang baik; tetapi yang sekarang ini, anggur yang disajikan kemudian justru anggur yang terbaik!

Untuk mendapatkan anggur yang terbaik, maka memerlukan proses fermentasi yang sangat lama.  Misal saja orang menanam anggur hingga bisa berbuah memakan waktu 3 tahun, kemudian proses fermentasi berlangsung selama 1 tahun; maka dibutuhkan waktu 4 tahun untuk mendapatkan anggur yang biasa.  Untuk mendapatkan anggur terbaik, memerlukan tambahan waktu fermentasi 10 th!  Tetapi bagi Yesus, untuk mendapatkan anggur terbaik itu hanya butuh berapa detik saja, bahkan tidak ada satu detik!  Itulah yang disebut mukjizat, sesuatu hal yang terjadi di luar pemikiran manusiawi dan terjadi karena karya Tuhan dalam kehidupan!

Untuk mengalami mukjizat dalam kehidupan maka: undang Yesus masuk dalam hidup dan campur tangan dalam segala persoalan kita.  Kemudian ijinkan Dia berbicara memberi solusi melalui firman-Nya.  Akhirnya, kita harus melakukan apa yang Dia firmankan.  Jika Ia berkenan, mukjizat itu akan hadir dalam kehidupan!

*) Penulis tinggal di Ambarawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *