Kreatif adalah Nyawa Seorang Entrepreneurship yang Tidak Boleh Ditawar

Ekonomi Kreatif172 Dilihat

Oleh: Darto Sachius *)

SEMARANG, wartaintegritas.com – Tiga hal penting dalam ilmu entrepreneurship dapat menjadi budaya hidup jikalau  seseorang  memiliki jiwa kreatif, inovatif dan berani mengambil resiko, dalam segala tindakan dan usahanya. Dalam bahasan kali ini penulis akan meredefinisikan  kata kreatif dalam  konteks biblical dan dalam penerapan masa kini dalam ilmu entrepreneurship.

Kata ini muncul pertama kali dalam  kitab suci yaitu dalam Kejadian 1:1  “Pada mulanya Allah menciptakan  langit dan bumi” kata menciptakan berasal dari bahasa Ibrani  “Bara”  yang memiliki arti khusus dalam konteks Kejadian pasal 1,  menjelaskan mengenai permulaan ciptaan dari segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Sehingga kata “bara” memiliki arti menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada misalnya Allah “Elohim” menciptakan terang untuk menghilangkan gelap, Allah menciptakan daratan dan lautan, yang sebelumnya bumi gelap gulita dan ditutupi oleh samudra raya. Jadi Allah menciptakan terang sebelum ada benda-benda penerang. Dan selanjutnya Allah menciptakan benda-benda penerang  yaitu matahari, bulan, bintang, galaksi dan tumbu-tumbuhan, binatang di laut, di udara dan di daratan. Semua diciptakan dari yang tidak ada menjadi ada oleh firman yang keluar dari mulut Allah. Jadi Kata “Bara” ini bisa diterjemahkan  “creation” yang kemudian dalam  ilmu entrepreurship menjadi kata “kreatif”.   Jadi sebagai anak Allah yang  menjadi pencipta dunia dan semesta yang super genius ini, maka anak-anaknya dituntut untuk menjadi seperti bapanya yaitu menjadi anak-anak yang kreatif  yaitu  sanggup menciptakan usaha baru, peluang baru, terobosan baru dalam segala pekerjaan dan pelayanan anda.

Contoh klasik seorang yang paling kreatif di dunia adalah Thomas Alfa Edison untuk menciptakan bola lampu dia melakukan 9000 lebih percobaan, saat dia masih kecil Edison dikeluarkan dari kelas karena gurunya kuwalahan dengan banyak pertanyaan dan keunikan dan keanehan dari Edison kecil, saat itu dia mecoba mengambil telor ayam kemudian dierami ditempat tidur, saat bangun semua telor pecah. Akhirnya diajar sendiri oleh mamanya secara mandiri. Saat mulai  mulai dewasa, dia memulai membuat percobaan bagaimana sebuah bolam  itu  bisa menerangi dunia.  Edison mulai percobaan beberapa kali sampai  1000 kali. akhirnya asistennya minta mengundurkan diri karena merasa sudah gagal 1000 kali, tetapi Thomas Alfa Edison berkata siapa bilang saya gagal, saya sudah berhasil membuat percobaan 1000 kali percobaan,  walaupun semua gagal menyala. Sehingga seseorang tidak perlu mengulangi apa yang berhasil saya coba. Namun setelah lebih 9000 percobaan dia menjadi berita dalam beberapa koran  yang berkata  demikian “ada orang gila yang ingin menerangi bola dunia dengan sebuah bolam”  dia ditertawakan oleh dunia saat itu. Tetapi hal ini menjadi cambuk keras untuk Edison. Dan akhirnya sebuah bolam  menyala dengan  kawat woltram yang murah, voltasenya rendah  namun pijarnya sungguh terang dan hal ini menjadi  titik togak sejarah dunia. Edison menerangi dunia dengan sebuah bolam.

 Hal lain yang dunia belum banyak tahu adalah  penemuan lain  Edison yaitu menemukan produk kacang tanah yang hari itu murah dan tak bernilai di Amerika diubah menjadi  200 produks  yang dipatenkan. Produk  itu misalnya kacang tanah diubah menjadi sabun, pasta gigi, sele, menjadi produk-produk kencantikan, dan  makanan ringan lainnya. Ini luar biasa yang harus menggerakkan anak-anak bangsa ini untuk berkreasi menciptakan banyak hal baru dalam segala bidang disiplin ilmu yang ada didepan mata untuk  kita ubah menjadi hal-hal baru yang dibutuhkan oleh dunia. Apakah yang ada di tangan anda hari ini, hal itu dapat merealisakian mimpi-mimpi besar anda untuk menciptakan dunia yang damai, ramah, adil dan makmur.

*) Penulis tinggal di Semarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *