Wujudkan Kebersamaan, Pensiunan ASN Klaten Gelar Perayaan Natal Swadaya di Pendopo Pemkab

Peristiwa176 Dilihat

​KLATEN – wartaintegritas.com — Keluarga besar umat Kristiani yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Klaten menggelar perayaan Natal bersama di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten pada Sabtu (10/01/2026). Acara yang berlangsung khidmat tersebut menjadi bukti semangat pengabdian para pensiunan yang tetap menyala meski telah purna tugas.
​Ketua Panitia, YF Sri Mulyadi, mengungkapkan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”. Ia menyampaikan rasa syukurnya atas tingginya antusiasme anggota, di mana tingkat kehadiran mencapai lebih dari 90 persen dari total anggota PWRI Kristiani di Klaten.


​”Menariknya, acara ini sepenuhnya didanai melalui gotong royong dan swadaya murni anggota serta donatur. Kami tidak menggunakan dana bantuan pemerintah,” jelas Sekretaris Panitia, Valentinus Suharjono, menekankan kemandirian organisasi.


​Pesan S3: Sumarah, Sumeleh, Sumangga
​Dalam sesi hikmah Natal, Rama FX Krisno Handoyo, Pr memberikan pesan mendalam bagi para anggota PWRI yang kini memasuki usia senja. Ia mengajak para purna tugas untuk menerapkan filosofi hidup S3, yaitu Sumarah (pasrah), Sumeleh (ikhlas), dan Sumangga (berserah).


​”Di masa tua, saat fisik mulai lemah, kita harus belajar dari ketaatan Yusuf. Jangan mencari kambing hitam atas masalah keluarga, melainkan hadapi dengan kesabaran dan kasih,” pesan Rama dari Paroki Kebonarum tersebut.


​Wredatama Sebagai Aset Pembangunan
​Ketua PWRI Klaten, Bambang Sulistyanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa status pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Ia berharap pemerintah daerah tetap memandang wredatama sebagai mitra strategis dalam pembangunan.
​”Kami tidak ingin dianggap selesai. Dengan modal pengalaman dan pengetahuan, para pensiunan adalah aset yang masih bisa berkontribusi dan berbakti kepada Ibu Pertiwi,” tegas Bambang.


​Apresiasi senada datang dari Pemerintah Kabupaten Klaten. Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Pj Sekda Klaten, Joko Purwanto, menyebut PWRI sebagai penjaga nilai luhur birokrasi dan perekat sosial di masyarakat.
​Bupati berharap nilai-nilai toleransi yang ditunjukkan oleh keluarga besar PWRI dapat terus dirawat sebagai modal utama menjaga kondusivitas dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Klaten.


(Benyamin Hadinagoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *