SALATIGA, wartaintegritas.com – Semua wisudawan diminta Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak. yang resmi menjabat pada 30 November 2022. Wisudawan yang diminta sebelumnya membawa foto keluarga dikeluarkan, setelah prosesi utama selesai, rektor langsung memimpin dan mengucapkan narasi yg menyentuh hati wisudawan, sambil melihat klip video di mimbar utama wisudawan kemudian diminta memandang foto keluarganya masing-masing.
Mengalun lagu yang berjudul Ayah sebagai iringan, dinyanyikan para bapak wakil rektor dan dekan WRKIP-WRRIK-Dekan FSM-Direktur Direktorat Kemahasiswaan serta lagu Bunda yg dinyanyikan bu Rektor bersama Dekan FKIP-Dekan FPsi-Dekan FH-Dekan Fiskom, yang berkolaborasi dengan Vocal Grup Lentera Kasih UKSW.
Dari balkon atas kemudian terdengar isakan tangis, terlihat wisudawan menyeka air mata yang menetes, karena ingat perjuangan orang tua yang di desa kampung halamannya tidak bisa datang, ada yang sudah tiada saat wisudawan menulis skripsi terakhir, ada yang tidak datang karena sedang dalam perawatan dokter karena terbaring sakit, mereka hanya tunjukkan video call dalam aula yang penuh suasana bahagia keluarga teman-temannya yang dihadiri orang tua secara utuh.
Hari itu Kamis Pon, 23 Oktober 2025 menjadi momen yang sangat berkesan dan mengharukan karena wisudawan mengingat perjuangan orang tua dalam membiayai kuliah mereka selama kuliah di UKSW Salatiga. Ada wisudawan yang tepat waktu menyelesaikan kuliahnya, ada yang lebih cepat dan tentu ada yg hampir drop out karena berbagai alasan.
Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak. Rektor UKSW dalam sambutannya di hadapan 1.238 wisudawan program Diploma, Sarjana, Magister dan Doktoral menyampaikan bahwa UKSW memiliki keunikan sebagai ‘Indonesia Mini’ yang mencerminkan keberagaman nusantara . Di kampus ini menurut Intiyas, mahasiswa dari berbagai suku, agama, budaya, dan daerah dari Sabang sampai Merauke belajar dan bertumbuh bersama dalam semangat kebersamaan.
“Keberagaman ini telah menjadi ruang belajar yang autentik bagi semua untuk menghargai perbedaan, membangun toleransi, dan merajut persatuan dalam kebhinekaan. Pengalaman berinteraksi dengan teman-teman dari beragam latar belakang telah membentuk menjadi pribadi yang inklusif, terbuka, dan mampu bekerja sama lintas budaya, kompetensi yang sangat dibutuhkan dalam era global ini,” ungkap Intiyas Utami dengan semangat.
“UKSW yang memiliki berbagai prestasi ini berkomitmen untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademis tetapi juga individu yang mampu memberikan perubahan positif bagi lingkungan sekitar. Melalui berbagai program pengabdian masyarakat, riset yang aplikatif, dan keterlibatan aktif dalam memecahkan sosial, UKSW telah membuktikan perannya perannya sebagai agen transformasi,” demikian Rektor perempuan pertama sejak UKSW didirikan ini.
Upacara Wisuda UKSW Periode IV Tahun 2025 dilaksanakan di Balairung Universitas (BU). Dalam wisuda kali ini sejumlah lulusan dari masing-masing jenjang berhasil meraih Indeks Prestasi Tertinggi (IPT). Pada jenjang Diploma-III Michaelfito Jovanka, A.Md.Kom., dari Prodi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi (FTI) berhasil meraih IPK 3.72. Tiga lulusan dari jenjang Sarjana (S1), ada Donna Octavianita, S.E., dari Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Ni Putu Zefanya Putri Gracia Hartawan, S.S., dari Prodi Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), dan Haryo Mukti Wibowo, S.SI., dari Prodi Sistem Informasi FTI berhasil meraih IPK 3.98.
Tak hanya itu, lima lulusan dari jenjang Magister (S2) berhasil meraih IPK 4.00, mereka adalah Fachrurrozi, M.Si.D., dari Prodi Magister Sains Data Fakultas Sains dan Matematika (FSM), Iston Umbu Kura Lena, M.Si., Prodi Magister Sosiologi Agama Fakultas Teologi. Tiga lulusan peraih IPT berasal dari Prodi Magister Manajemen FEB yaitu Surya Agung Meranga, M.M., Yulison Tri Gunawan, M.M., dan Jehosaphat Adelar Hindarto, M.M. Sementara itu, lulusan Doktor (S3) Dr. Djoko Rahardjo dari Prodi Doktor Studi Pembangunan Fakultas Interdisiplin berhasil meraih IPK 4.00.
(Suyito Basuki/ Samuel Basri H/ Wahyu Hari K)













