Nirjhara Tirta Kupa-Rupa Kisahkan Kemegahan Air Terjun Sumuran Seloprojo Ngablak Magelang

KOTA SALATIGA, wartaintegritas.com – Tiga mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melakukan Diseminasi Tugas Akhir di ruang mini Teater Bung Karno yang berada di gedung DPRD Kota Salatiga. Mereka adalah Beta Deni Artinus, Luois Apritha Stevani, dan Jenny Putriana.

Air Terjun Sumuran (Foto Beta Deni Artinus)
Air Terjun Sumuran (foto Beta Deni Artinus)

Judul Tugas Akhir mereka adalah Nirjhara Tirtha Kupa-Rupa berasal dari bahasa Sansekerta yang bermakna air terjun yang berasal dari sumur. Mereka membuat promosi wisata alam dalam bentuk video pendek. Wisata alam yang diangkat adalah Air Terjun Sumuran yang terletak di Kabupaten Magelang tepatnya di desa Seloprojo, Kecamatan Ngablak. “Jarak yang ditempuh sekitar 1 jam dari Kota Salatiga,” ujar Jenny Putriana yang berperan sebagai Scriptwriter pada pembuatan proyek ini. Air Terjun Sumuran terletak 1100 meter di atas permukaan laut, kemegahannya seperti surga bumi Seloprojo, sesuai dengan slogannya yaitu Mahatta Svarga-Bhumi Seloprojo. Untuk memasuki area Air Terjun Sumuran dikenakan tarif tiket Rp. 5.000,- dan Rp. 2.000,- untuk parkir. Dengan tarif yang terjangkau tersebut, pengunjung dapat menikmati pemandangan dan kesegaran Air Terjun Sumuran.

Alasan utama mereka mengangkat topik ini adalah masih banyak masyarakat yang masih belum tahu tentang Air Terjun Sumuran, ini dibuktikan dari hasil survei 80% responden yang setuju akan hal tersebut. 

Video promosi yang digarap kurang lebih 3 bulan ini dari mulai pra produksi hingga produksi, menggunakan konsep yang berbeda dari video promosi biasanya. Dengan didukung seorang talent bernama I Putu Wiradarma, alur cerita berawal dari ia bermimpi di kamarnya kemudian seolah-olah semesta menuntunnya ke Air Terjun Sumuran. Visual Air Terjun Sumuran yang disajikan dalam video promosi ini sangat indah, ini dibuktikan dengan 70% responden sangat setuju.

Menurut Luois Apritha Stevani yang berperan sebagai Director, kendala terbesar dalam proses pembuatan video promosi ini adalah ketika mencari konsep yang akan digunakan. Karena dosen pembimbing mereka yaitu kak Rendi dan mbak Dewi mengarahkan agar mencari konsep yang berbeda dari video promosi biasanya. Sehingga tercetuslah konsep mimpi. Ia juga menyampaikan kepuasan akan hasil proyek bila dinilai adalah 1000/1000, karena mendapat respon yang baik dari para dosen.

Beta Artinus sebagai Director of Photography dan Voice Over pada proyek ini menyampaikan, rencananya video promosi ini akan diunggah di media sosial instagram dan youtube, dengan harapan dapat menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke Air Terjun Sumuran dan dapat menumbuhkan ekonomi warga sekitar.

Oleh: Kumoro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *