SALATIGA – wartaintegritas.com — Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Salatiga terus didorong untuk bertransformasi dari skala lokal menuju pasar global. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., saat membuka secara resmi gelaran Salatiga City Expo Festival 2026 di sepanjang Jalan Tentara Pelajar, Rabu (01/04/2026).
Acara yang diprakarsai oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) ini menjadi ajang unjuk gigi bagi puluhan produk unggulan daerah, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya.
Bukan Sekadar Pameran Rutin
Dalam sambutannya, dr. Robby Hernawan menyampaikan bahwa ekspo ini merupakan manifestasi nyata dari pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Salatiga. Namun, ia menekankan bahwa target utama pemerintah bukan hanya berhenti pada seremoni penyelenggaraan acara, melainkan pada peningkatan kualitas produk secara fundamental.
”Sekarang tinggal bagaimana kita mengawal UMKM ini agar mampu naik kelas. Produk-produk tersebut perlu dikurasi ketat agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas; tidak hanya lokal, tetapi juga regional, nasional, bahkan internasional,” ujar dr. Robby di hadapan jajaran Sekretaris Daerah dan Kepala OPD. Ia juga berharap festival ini dapat dikukuhkan menjadi agenda rutin tahunan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi kerakyatan di “Kota Salatiga”.
Kurasi Ketat: 56 Tenant Unggulan
Kepala Disperinaker Kota Salatiga, Agung Hendratmiko, S.T., M.T., M.Si., mengungkapkan bahwa antusiasme pelaku usaha luar biasa. Dari total lebih dari 100 UMKM yang mendaftar, panitia melakukan kurasi ketat hingga terpilih 56 tenant yang berhak tampil.
”Selain pameran produk, kami juga menghadirkan beragam hiburan untuk menarik pengunjung. Pada Sabtu mendatang, akan ada sesi modeling yang diikuti ratusan peserta, serta pertunjukan seni budaya yang berlangsung hingga hari Minggu,” jelas Agung.
Sinergi Lintas Sektor
Penyelenggaraan d’Salatiga City Expo Festival 2026 yang berlangsung selama lima hari (1–5 April 2026) ini diharapkan menjadi proyek percontohan kolaborasi antar-OPD. Sinergi ini dinilai krusial agar program pemberdayaan ekonomi memiliki dampak yang lebih masif dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Bagi warga yang ingin melihat langsung produk unggulan khas Salatiga sekaligus menikmati pertunjukan seni, festival ini masih akan berlangsung hingga akhir pekan di kawasan Jalan Tentara Pelajar.
(Benyamin Hadinagoro)
















