Semangat Toleransi dari Klaten: Gus Susilo dan Bupati Berikan Pesan Damai di Misa Natal Gereja Maria Assumpta

Uncategorized88 Dilihat

KLATEN, wartaintegritas.com – Perayaan Natal 2025 dengan tema ” Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”.

Pesan persaudaraan lintas iman menggema dalam perayaan Misa Vigili Natal 2025 di Gereja Maria Assumpta (GMA) Klaten. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Kalijaga Wedi, Gus Susilo, menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya moderasi beragama sebagai pondasi kedamaian di Kabupaten Klaten.

Simbol Toleransi dari Pesantren

​Gus Susilo, dalam keterangannya, memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan hari kelahiran Yesus Kristus. Ia menekankan bahwa keberagaman adalah kekayaan yang harus dijaga bersama.

​”Saya pribadi dan keluarga besar Pondok Pesantren Kalijaga menghaturkan selamat merayakan Natal dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh umat Kristen dan Katolik di mana pun berada. Semoga dengan berkat Natal, Tuhan Allah SWT hadir dalam setiap pribadi dan keluarga kita masing-masing. Shalom, Berkah Dalem,” ujar Gus Susilo dengan hangat.

​Pesan tersebut dinilai sebagai simbol kuatnya moderasi beragama yang terus dipupuk oleh keluarga besar Ponpes Kalijaga, mempertegas posisi Klaten sebagai wilayah yang menjunjung tinggi toleransi.

​Kunjungan Bupati dan Dukungan Moral Pemerintah

​Senada dengan pesan damai tersebut, Bupati Klaten, Mas Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., hadir langsung memantau pelaksanaan Misa Vigili kedua pada Rabu malam (24/12/2025). Didampingi Wakil Bupati Beni Indea Ardhianto, S.E., MBA., serta jajaran Forkopimda, Bupati naik ke podium altar untuk menyapa jemaat.

​”Selamat Natal tahun 2025 bagi seluruh umat yang merayakan. Kehadiran kami di sini untuk memastikan bahwa seluruh warga Klaten dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan penuh suka cita,” tutur Bupati Hamenang di hadapan para umat.

​Pengamanan Berlapis dan Kondusif

​Di sisi teknis, keamanan di area gereja terpantau sangat ketat namun humanis. Kapolsek Klaten Kota, AKP Suyono, memastikan seluruh personel disiagakan di titik strategis. Kapospam GMA, Aipda Mashadi, merinci bahwa pola pengamanan melibatkan sinergi berbagai unsur:

​TNI dan Polri: Penjagaan perimeter luar dan area masuk. ​Internal Tim Keamanan Gereja: 13 personel keamanan gereja yang mengatur alur umat. ​Pramuka Saka Bhayangkara: Membantu kelancaran arus lalu lintas di depan gereja. ​ORARI (YD2ACC & YC2AWP): Melakukan pelaporan situasi secara real-time melalui komunikasi radio.

​Hingga berita ini diturunkan, seluruh rangkaian ibadah di Gereja Maria Assumpta dilaporkan berjalan khidmat tanpa kendala berarti. Sinergi antara tokoh agama, pemerintah daerah, dan aparat keamanan ini diharapkan terus terjaga demi kondusivitas wilayah Kabupaten Klaten di masa mendatang.

​(Benyamin Hadinagoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *