Menteri Desa Yandri Susanto Panen Buah Melon di Desa Tuntang

Peristiwa237 Dilihat

KAB. SEMARANG — wartaintegritas.com — Pengelolaan dana desa untuk ketahanan pangan harus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga. Berbagai komoditas pertanian dan peternakan dapat dikembangkan menjadi usaha ekonomi produktif bekerja sama dengan masyarakat setempat. Demikian ditegaskan Menteri Desa & PDT, Yandri Susanto usai panen buah Melon milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) “Tuntang Sejahtera” Desa/Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Minggu (24/05/2026) siang kemarin.

“Alokasi dua puluh persen Dana Desa untuk penguatan ketahanan pangan harus menjadi alat ekonomi yang menguntungkan. Budidaya melon di Desa Tuntang ini menjadi contoh bagus dan bisa direplikasi di desa-desa lain. Usaha ekonomi tematik semacam ini, akan terus dikembangkan. Tujuannya untuk mewujudkan ketahanan pangan dengan komoditas tertentu,” terang Yandri.

Menurutnya, Kemendes PDT telah menyiapkan pasar ekspor untuk komoditas unggulan tiap desa. Sebanyak 59 negara telah siap membeli aneka komoditas seperti jahe, sereh, pisang dan kentang. Kita siapkan program Desa Tematik menuju Desa Ekspor.

Sementara itu, Pengelola Green House Melon Bumdes “Tuntang Sejahtera”, Mas Akin Andriastomo menyampaikan bahwa modal awal pembangunan ‘rumah hijau’ berukuran 10×30 meter ini sekitar Rp 160 juta. Dua jenis melon yang ditanam yakni Sweet Lavender dan Sweet Hami. Sejak tanam pada awal tahun ini, telah dua kali panen. Hasilnya sekitar 1 ton melon segar dengan tingkat kemanisan (brix) di angka 15. Di atas standar normal 12 brix sehingga banyak diminati pembeli lokal.

“Keuntungannya sekali panen sekitar Rp17 juta dari pendapatan kotor mencapai Rp25 juta dikurangi biaya operasional Rp7-8 juta,” ujarnya.

Kepala Dispermasdes Kabupaten Semarang Budi Rahardjo yang mewakili Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha melaporkan, bahwa ada 208 Bumdes di Kabupaten Semarang ini yang mengelola usaha ketahanan pangan. Di antaranya peternakan kambing, sapi, domba dan ayam. Selain itu, juga ada usaha budidaya kentang , kedelai, sayuran dan
singkong.

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *