Yayasan Manunggal Kartika Jaya Resmi Buka SPPG Klaten di Karanganom, Siap Layani 965 Kebutuhan Gizi Anak Sekolah

Peristiwa73 Dilihat

KLATEN – wartaintegritas.com — Langkah nyata dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat terus digalakkan. Yayasan Manunggal Kartika Jaya secara resmi menggelar Grand Opening Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Klaten yang berlokasi di Desa Karangan II, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, hari Jumat (10/07/2026).

​Gedung pelayanan SPPG yang strategis ini berdiri di Jalan Penggung-Jatinom, Tanjunganom, Karangan, Kecamatan Karanganom.

​Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Karanganom, termasuk Camat Karanganom, Kodim 0723/Klaten, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Klaten

​Selain itu, hadir pula dari Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Karanganom, kepala desa, perangkat desa, rekan media, mitra SPPG, Badan Gizi Nasional Kabupaten Klaten, serta warga masyarakat setempat.

​Libatkan Petani dan UMKM Lokal demi Standar Gizi Nasional

​Kepala SPPG Klaten, Muhammad Huda Helmiansyah, dalam keterangannya menjelaskan bahwa seluruh penyusunan menu di unit pelayanan ini dipastikan telah mengacu pada standar prosedur ketat yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

​Demi menggerakkan roda ekonomi regional, pihak SPPG berkomitmen untuk bersinergi dengan potensi lokal.

​”Untuk bahan bakunya sendiri, kami tetap melibatkan petani lokal dan juga para pedagang setempat melalui UMKM. Kami libatkan mereka di sini, jadi untuk ketersediaan dan kualitas bahan bakunya aman,” ujar Helmi saat diwawancarai awak media.

​Ia juga menegaskan bahwa sistem pengawasan kebersihan, keamanan pangan (food safety), dan kualitas masakan akan dikontrol ketat setiap hari.

“Di SPPG ini semua Petugas dapur diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan dilarang memakai perhiasan selama proses produksi demi menjaga higienitas.” Tegas Helmi

​Sasar 965 Siswa dari Enam Sekolah

​Pada tahap awal operasional ini, SPPG ini akan di mulai hari senin besuk tanggal 13 Juli 2026, dengan menargetkan pemenuhan gizi untuk 965 penerima manfaat siswa yang tersebar di enam sekolah di wilayah sekitar, di antaranya: ​TK Rabbani, ​SD Rabbani, ​SD Negeri 2 Geledek​, MTS Al-Muttaqien Pancasila Sakti, dan ​SLB Binatika.

​Sementara untuk program Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita (B3), Helmi menambahkan saat ini masih koordinasi.

“Mengenai B3 saat ini pihak manajemen masih melakukan koordinasi intensif dan ditargetkan mulai berjalan pada minggu berikutnya”. Imbuhnya

​Komitmen Kemitraan dan Dukungan Penuh Kodim

​Dwiki Mahesa Putra, selaku Mitra Dapur SPPG Klaten dan pemilik Yayasan Manunggal Kartika Jaya, menyatakan bahwa pihaknya memfasilitasi penuh kebutuhan operasional mulai dari bangunan dapur, alat memasak, armada kendaraan, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Sinergi Kodim Klaten dan Filosofi GGoton-Royong Semut

​Di sisi lain, dukungan penuh juga datang dari jajaran TNI. Mewakili Komandan Kodim 0723/Klaten, Peltu Achmad Feri Harsanto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Sehat ini merupakan Program Strategis Nasional yang wajib disukseskan bersama demi menyiapkan Generasi Emas Indonesia.

​”Fasilitas SPPG dan program MBG ini tidak hanya penting untuk kesehatan anak-anak kita di masa damai, tetapi secara strategis juga berfungsi sebagai kesiapan kolaboratif atau dapur umum dalam kondisi darurat,” jelas Achmad Feri dalam sambutannya.

​Ia juga meminta kepala SPPG dan koordinator wilayah untuk terus aktif memperbarui data operasional bersama Babinsa setempat guna pelaporan berjenjang ke tingkat atas. Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh elemen untuk meneladani filosofi semut dalam bekerja.

​”Jadilah seperti semut, yang jika mendapatkan rezeki sekecil apa pun akan selalu dibagi-bagi dan digotong bersama melalui kerja sama, jangan menjadi seperti ular,” pungkas Achmad Feri.

​Dengan dimulainya operasional SPPG ini, Helmi berharap program kerja sama ini dapat berjalan berkelanjutan dan ber-sinergi dengan baik demi mewujudkan masyarakat Karanganom yang lebih sehat dan cerdas.

(Benyamin Hadinagara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *