
SALATIGA, wartaintegritas.com – Sebanyak 41 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti kegiatan praktik menjadi trainer dalam program Bakat Minat Trainers Club, yang digelar pada Sabtu (6/9/2025) di Muria Training Center (MTC) Salatiga.
Kegiatan ini merupakan tahapan praktik setelah para calon trainer mendapatkan pembekalan selama tiga bulan. Dari total peserta, sebanyak 8 mahasiswa semester dua diuji sebagai instruktur outbond, sementara peserta lainnya bertugas memberikan evaluasi. Tema kegiatan kali ini adalah Breaking the Limit, yang menekankan keberanian keluar dari zona nyaman.
Yoas Nahason, mahasiswa semester enam asal Kudus yang juga Badan Pengurus Harian Trainers Club (TC), menyebut acara berjalan sukses sesuai jadwal. “Pesan saya untuk adik-adik yang diuji, jangan patah semangat dengan evaluasi. Terus belajar, lebih kreatif lagi dalam membuat permainan. Di Trainers Club tidak ada senior-junior, semua belajar bersama,” ujarnya.

Menurut Yoas, tahapan menjadi anggota penuh Trainers Club dimulai dari pembekalan tiga bulan, dilanjutkan praktik internal seperti kali ini, kemudian praktik eksternal bersama siswa SMP, hingga akhirnya mendapatkan sertifikat resmi. “Dengan sertifikat tersebut, mahasiswa bisa diundang sebagai trainer outbond di kegiatan LDKM (Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa), makrab, bahkan dari luar kampus,” tambahnya.
Michael Kristianku, mahasiswa angkatan 2023 asal Salatiga, mengaku antusias dengan pelaksanaan praktik di lapangan halaman parkir MTC. “Tempatnya luas dan sangat mendukung praktik kami. Koordinasi dengan pihak pengelola MTC juga sangat baik, sehingga acara berjalan lancar. Ada lima permainan outbond dengan delapan instruktur pos yang kami siapkan. Kegiatan ini menguji kreativitas kami sekaligus memberi manfaat bagi banyak orang,” jelas Michael yang bercita-cita menjadi HRD atau trainer profesional.

Hal senada diungkapkan Syalomita Nataya Kambae, mahasiswa asal Manado. Menurutnya, agar permainan menarik, calon trainer perlu banyak mencoba, mengikuti tren, dan memodifikasi aktivitas. “Game outbond punya banyak nilai, seperti melatih keberanian keluar dari zona nyaman, mengikuti arahan ketua kelompok, berpartisipasi aktif, hingga mengambil keputusan cepat,” ungkapnya. Nataya sendiri berencana mendalami bidang training development dengan peminatan industri.
Secara keseluruhan, kegiatan praktik Trainers Club ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa Psikologi UKSW untuk mengasah keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan kreativitas dalam dunia training.
Oleh: Iwan Firman Widiyanto










