KLATEN — wartaintegritas.com — Semangat gotong royong warga RT 16 / RW 06 Dukuh Tegalyoso, Desa Tegalyoso, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten membuktikan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah bukan penghalang untuk memajukan wilayah. Melalui swadaya murni dan partisipasi aktif masyarakat, warga sukses merampungkan pembangunan jalan serta pengecoran drainase senilai Rp63.574.000 yang kini resmi dinamai Jalan Perintis.( Sabtu sore, 8/8/2026)
Ketua RT 16 sekaligus Ketua Panitia Pembangunan, Drs. H. Muhammad Ari Sumartono, M.Si., mengungkapkan bahwa proyek pembangunan ini dimulai tepat pada momentum Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026, dan berhasil diselesaikan pada awal Agustus 2026.
”Pembangunan ini berawal dari kesadaran bersama. Kami paham betul kondisi keuangan pemerintah saat ini cukup sulit jika hanya mengandalkan dana desa atau APBD. Beruntung, warga RT 16 yang berjumlah sekitar 34 KK memiliki kepedulian dan semangat handarbeni yang sangat tinggi,” ujar Ari Sumartono saat ditemui di lokasi peresmian.
Akuntabilitas dan Dukungan Swadaya Masyarakat
Ari menjelaskan, total dana yang dihimpun dan diserap secara efisien mencapai Rp63.574.000. Angka tersebut merupakan akumulasi dari sumbangan tunai warga, donatur, simpatisan, hingga konversi material pembangunan.

”Seluruh dana masuk, baik berupa uang tunai maupun material seperti pasir dan semen dari para donatur, kami catat dan nilai secara transparan. Semuanya habis teralokasikan secara akuntabel untuk pembangunan jalan sepanjang total kurang lebih 88 meter, meliputi akses utama dan jalur menuju Musala Al-Hidayah hingga batas pemukiman warga,” jelasnya.
Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para donatur, salah satunya H. Bambang Susetyo (Pak Yoyo), serta warga pemukim seperti Pak Heru yang secara sukarela menyumbang material tanpa diminta. Tak kalah penting, apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada kaum perempuan dan ibu-ibu RT 16 yang tanpa henti menyuplai konsumsi selama kegiatan kerja bakti berlangsung.
”Kegiatan ini murni mengusung prinsip transparansi dan partisipatif. Harapan kami, RT 16 dapat menjadi RT perintis dan pionir yang menginspirasi wilayah lain untuk mandiri dan maju bersama,” tambah Ari.
Pengarahan dan Penetapan Nama Jalan oleh Camat Klaten Selatan
Menginjak agenda acara berikutnya, peresmian dilanjutkan dengan pengarahan serta penetapan nama jalan yang disampaikan oleh Camat Klaten Selatan, Ibu Ir. Anna Fajria Hidayati, M.Si., bertempat di halaman Musala Al-Hidayah RT 16 Tegalyoso.

Dalam arahannya, Ibu Ir. Anna Fajria Hidayati, M.Si. menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas inisiatif luar biasa yang ditunjukkan oleh warga RT 16 Desa Tegalyoso.
”Saya sangat bersyukur dan bangga bisa hadir di tengah-tengah warga RT 16. Gerakan swadaya murni ini adalah bukti nyata pilar gotong royong yang masih sangat kuat di masyarakat. Penetapan nama ‘Jalan Perintis’ ini sangat tepat, merefleksikan semangat pelopor dalam membangun desa secara mandiri,” ungkap Camat Klaten Selatan.
Peresmian dan penetapan nama Jalan Perintis tersebut ditandai secara simbolis dengan pemotongan pita. Dengan diresmikannya jalan tersebut, akses mobilitas warga RT 16 RW 06 Tegalyoso kini menjadi jauh lebih layak, aman, dan tertata rapi, sekaligus menjadi simbol kemandirian warga di pusat ibu kota Kabupaten Klaten.
(Benyamin Hadinagara)













