Ribuan Pelari Padati Mangkunegaran Run 2026, Sport Tourism Gerakkan Ekonomi Lokal

Olah Raga, Peristiwa408 Dilihat

​SURAKARTA – wartaintegritas.com — Suasana pagi di Kota Surakarta terasa berbeda pada Minggu (3/5/2026). Ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia tampak memadati Stadion Manahan sejak fajar menyingsing. Gelaran “Mangkunegaran Run 2026” sukses digelar sebagai puncak perayaan Adeging Mangkunegaran ke-269, menggabungkan semangat olahraga dengan kekayaan budaya Jawa.

​Ajang tahun ini mencatat lonjakan partisipasi yang signifikan, dengan total lebih dari 7.700 peserta. Menariknya, tiket pendaftaran dilaporkan ludes hanya dalam waktu tiga puluh menit setelah dibuka secara daring, menandakan antusiasme yang luar biasa dari komunitas lari nasional.

​Sentuhan Budaya di Setiap Kilometer

​Berbeda dengan ajang lari pada umumnya, Mangkunegaran Run 2026 mengusung konsep Cultural Run. Sepanjang rute dari Stadion Manahan menuju Pura Mangkunegaran, para peserta disuguhi atraksi seni di 50 titik cheering point.

​Melibatkan pelajar dan seniman dari ISI Surakarta serta UNS, lantunan gamelan dan tarian tradisional menyambut para pelari, menciptakan harmoni antara aktivitas fisik dan apresiasi seni.

​Gubernur Jateng Berikan Apresiasi

​Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang ikut serta dalam kategori 5K, mengaku terkesan dengan pengelolaan acara yang dinilainya melampaui ekspektasi.

​”Ini luar biasa. Masyarakat dilibatkan dan sangat antusias. Event seperti ini adalah motor penggerak daerah. Selain promosi wisata dan kampanye hidup sehat, secara tidak langsung ekonomi dan UMKM jalan,” ujar Ahmad Luthfi usai sampai di garis finish.

​Turut mendampingi Gubernur Jawa Tengah, Sekda Jateng Sumarno yang berlari di kategori 10K, serta Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto. Kehadiran para pimpinan daerah ini mempertegas dukungan pemerintah terhadap pengembangan sport tourism di Jawa Tengah.

​Dampak Nyata bagi UMKM

​Tak hanya memberikan dampak pada kesehatan, kegiatan ini menjadi berkah bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di Solo. Ratusan stan UMKM lokal yang memenuhi area venue di Pura Mangkunegaran tampak dipadati pengunjung dan peserta.

​Salah satu peserta mengaku terkesan dengan atmosfer Kota Solo yang ramah. “Senang sekali, ada budaya dan tarian di sepanjang jalan. Solo benar-benar keren dalam membranding acara seperti ini,” ungkapnya.

​Dengan kesuksesan ini, muncul harapan agar rute lari pada masa mendatang dapat diperluas untuk menampung minat peserta yang terus meningkat, sekaligus menjadikan Jawa Tengah sebagai destinasi utama sport tourism di Indonesia.

(Benyamin Hadinagara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *