Pembekalan Majelis dan Badan-Badan Pembantu Majelis GKJ Giri Kinasih: Meneguhkan Spirit Pelayanan dan Kemurahan Hati

Peristiwa185 Dilihat

KARANGANYAR – wartaintegritas.com –  Semangat melayani dan membangun gereja terus dipupuk oleh GKJ Giri Kinasih, Girimarto, Wonogiri melalui kegiatan Pembekalan Majelis dan Badan-Badan Pembantu Majelis yang diselenggarakan pada Sabtu, 4 Juli 2026, di kawasan wisata Bendungan Jlantah, Jatiyoso, Karanganyar. Kegiatan ini diikuti oleh tidak kurang dari sembilan puluh peserta yang terdiri atas majelis gereja dan badan-badan pembantu majelis.

Pembekalan ini bertujuan memperkuat pemahaman para pelayan gereja mengenai hakikat pelayanan Kristen sekaligus membangun karakter kepemimpinan yang berakar pada kasih Kristus. Selama sehari penuh, peserta mengikuti dua sesi utama yang disampaikan oleh Drs. Nathanael Poerwoto, M.Pd., sesuai agenda yang telah disusun oleh panitia.

Pada sesi pertama bertema “Pelayanan Bukan Pilihan, tetapi Bagian Kehidupan”, peserta diajak memahami bahwa pelayanan bukan sekadar aktivitas organisasi gereja ataupun jabatan struktural, melainkan identitas setiap orang percaya sebagai murid Kristus. Pelayanan dipandang sebagai gaya hidup, ungkapan syukur kepada Allah, dan bentuk ibadah yang diwujudkan melalui kesetiaan, integritas, serta ketergantungan kepada Tuhan. Peserta juga diajak merefleksikan mentalitas seorang pelayan yang memiliki hati seorang gembala, tangguh dalam menghadapi tantangan, dan berakar kuat dalam kehidupan rohani.

Sementara itu, sesi kedua mengangkat tema “Bermurah Hati Bukan karena Berkelimpahan”. Materi ini menegaskan bahwa kemurahan hati tidak ditentukan oleh banyaknya harta, melainkan oleh iman kepada Tuhan sebagai sumber segala berkat. Para peserta didorong untuk meninggalkan mentalitas kelangkaan dan membangun karakter Kristus yang murah hati, rendah hati, setia, bertanggung jawab, serta menjadi saluran berkat bagi gereja dan sesama. Penekanan diberikan bahwa setiap sumber daya—baik waktu, talenta, maupun materi—merupakan titipan Tuhan yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab.

Selain menerima pembinaan rohani, para peserta juga menikmati suasana sejuk dan asri Bendungan Jlantah yang mendukung terciptanya kebersamaan, diskusi yang hangat, serta penguatan relasi antarpelayan. Kegiatan ditutup dengan sesi keakraban yang semakin mempererat semangat pelayanan dalam kebersamaan.

Melalui pembekalan ini, GKJ Giri Kinasih berharap seluruh majelis dan badan-badan pembantu majelis semakin memiliki pemahaman yang benar tentang panggilan pelayanan, bertumbuh dalam karakter Kristus, serta siap menjadi pelayan yang setia, berintegritas, dan menghadirkan kasih Allah di tengah gereja maupun masyarakat. Pembinaan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkokoh komitmen bersama dalam membangun kehidupan bergereja yang semakin dewasa, melayani, dan menjadi berkat bagi banyak orang.

“Pelayanan bukan sekadar apa yang kita kerjakan di gereja, melainkan siapa diri kita sebagai murid Kristus. Ketika hati dipenuhi kasih karunia, kemurahan hati akan menjadi gaya hidup, bukan sekadar tindakan sesaat.”

(Purwoto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *