KLATEN – wartaintegritas.com — Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti Pendapa Kabupaten Klaten pada Jumat pagi (08/05/2026). SMK Kristen 5 Klaten secara resmi menggelar prosesi pelepasan dan perpisahan bagi 184 siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026.
Mengusung tema “Langkah Baru, Harapan Baru, Masa Depan Gemilang,” acara ini menandai babak baru bagi para lulusan yang terdiri dari 156 siswa dan 28 siswi untuk terjun ke dunia industri maupun pendidikan tinggi.
Lulusan Terserap Industri Sebelum Wisuda
Plt. Kepala SMK Kristen 5 Klaten, Priska Prautami Dewi, S.Pd., M.Pd., menyatakan rasa syukur atas kelulusan seluruh siswanya yang telah menuntaskan rangkaian ujian praktik, PKL, hingga asesmen akhir.
Ia mengungkapkan fakta membanggakan bahwa daya serap lulusan SMK Kristen 5 Klaten di dunia kerja sangat tinggi.
Tercatat, sejumlah siswa sudah diterima bekerja di perusahaan besar seperti GMM dan PT Aliyah Mas bahkan sebelum ijazah diterima.
”Kami bangga karena selain yang langsung bekerja, lebih dari lima siswa juga sudah terkonfirmasi diterima di berbagai perguruan tinggi,” ujar Ibu Priska dalam sambutannya dihadapkan para siswa dan orangtua yang hadir.

Apresiasi untuk Siswa Berprestasi
Momentum istimewa terjadi saat pihak sekolah memberikan penghargaan kepada lima siswa terbaik berprestasi dari masing-masing konsentrasi keahlian. Para siswa didampingi orang tua mereka menerima apresiasi langsung sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi selama tiga tahun belajar.
Daftar siswa berprestasi tersebut adalah:
- Raditya Andrian Prasetya (Teknik Audio Video)
- Bagus Setyo Winardo (Teknik Kendaraan Ringan A)
- Prima Amelia (Teknik Sepeda Motor A)
- Rimpang Cahya Nugraha (Teknik Perbaikan Bodi Otomotif)
- Ged Brian Aprianto Sudarmo (Teknik Komputer Jaringan)
Dalam sambutannya, Ged Brian selaku perwakilan siswa menyampaikan terima kasih kepada para guru dan Yayasan Pendidikan Kristen 5 Klaten.
“Terima kasih atas kesabaran dan bimbingannya. Masa-masa di SMK Kristen 5 Klaten ini akan menjadi modal berharga bagi kami untuk melangkah ke depan,” ungkapnya.
Pesan Motivasi: Jangan Berhenti Belajar
Ibu Priska memberikan pesan mendalam kepada para lulusan agar tetap tangguh menghadapi realita kehidupan setelah sekolah. Ia mengingatkan bahwa perjuangan yang sesungguhnya baru saja dimulai.
”Boleh lelah belajar, tapi tidak boleh berhenti. Jika saat ini kalian merasa capek dan mau berhenti dulu, jangan terlena dengan istirahatnya. Tetap berjuang karena kehidupan selalu berjalan,” tegasnya Priska.
Dukungan Stakeholder Pendidikan
Acara ini juga dihadiri oleh tokoh penting, termasuk Dewi Yuningreh (Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jateng), perwakilan Komite Sekolah Sugeng Mulyadi, serta pengurus Yayasan Pendidikan Kristen Klaten.
Waka Kesiswaan, Tulus Raharjo, S.Pd., menambahkan bahwa sekolah terus berkomitmen memperkuat relasi industri agar lulusan dari jurusan TKR, TSM, TPBO, TAV, dan TKJ dapat terus terserap secara maksimal di pasar kerja maupun mandiri melalui wirausaha.
(Benyamin Hadinagara)










