KAB. JEPARA, wartaintegritas.com – Mutiara Kasih (11) siswa kelas 5 SD Negeri 12 Karanggondang Jepara dengan suara mantap melantunkan sekar macapat Asmaradana sebagai lagu wajib dalam lomba MAPAK (Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen) cabang lomba Macapat Rohani Tingkat Kabupaten Jepara ini:
Wonten pangandikan aji
Sri Yesus margi sanyata
Uga jatine kayekten
Sing ngugemi ing pracaya
Bebendune wus sirna
Mangka mungguh srananipun
Tna na Lyan ngrasuk asma-Nya

Selanjutnya ditembangkan juga sekar macapat Gambuh:
Makaten sabdanipun
Sing pitados pinanggih rahayu
Dhatan nampi pituwas dosa pepati
Tinanggel mring Gusti Yesus
Juru Pangruwat sayektos
Dalam penilaian akhir, Dewan Yuri yang menyeleksi 17 peserta lomba kemudian menetapkan Mutiara Kasih yang akrab dipanggil Tiara ini menjadi Juara I dalam kejuaraan lomba MAPAK Cabang lomba Macapat Rohani Tingkat Kabupaten Jepara yang diselenggarakan 3 Oktober 2025 yang baru lalu di SDN 1 Kelet Jepara.

Tiara mengaku saat memenangkan lomba ini Tiara sangat senang. Sebelumnya ia mengaku Tiara merasa sedikit takut. Waktu untuk persiapan lomba Tiara mengaku membutuhkan waktu tiga minggu untuk belajar dan persiapan.
Saat ditanya siapa pembimbing macapat Tiara selama ini, Ely Candra (44) selaku ayah Tiara, mengatakan bahwa Tiara dibimbing oleh orang tua dengan sarana You Tube dan bertanya minta pengarahan dari beberapa orang yang menurut Candra orang yang memiliki pengalaman dalam tembang macapat.
“Tiara belajar macapat dibimbing oleh orang tua dengan melihat youtube dan bertanya kepada orang yang lebih memahami macapat seperti Bapak Pdt. Em. Drs. Suyito Basuki, M.Th. dan Mantan Kepala Sekolah SDN 3 Keling Bu Sarwijiyanti, M.Pdr,” demikian urai Candra.
Apakah Tiara yang rajin datang di Sekolah Minggu di GITJ Kedung Penjalin ini dalam berlatih bernyanyi juga mengikuti les vokal? Tiara tidak les vokal secara berkala, tetapi jika Tiara akan mengikuti lomba orang tuanya mencarikan guru vokal untuk melatih Tiara.

Dalam persiapan lomba macapat tingkat propinsi yang akan diselenggarakan tgl. 17 Oktober 2025 di Salatiga, Tiara yang bercita-cita kelak ingin menjadi guru ini mengaku mempersiapkan diri dengan berdoa, menjaga kesehatan dan berlatih semaksimal mungkin .
Ely Candra sebagai orang tua Tiara berharap supaya Tiara menjadi orang yang takut akan Tuhan dan sukses dalam kehidupannya.
“Saya dan istri berharap Tiara menjadi orang yang takut akan Tuhan dan sukses dalam kehidupannya,” demikian pungkas Candra bersama Sinta, istrinya dan ibu dari Tiara mengakhiri penjelasannya.
Oleh: Erna Widyaningsih

















Semoga sukses di tingkat propinsi. Tetap lestarikan budaya Jawa khususnya Macapat.