HIPPA Gelar “OTS” di Stasiun Jambu, Pemandangan Alam Jadi Objek Lukisan

Seni Budaya555 Dilihat

KAB. SEMARANG — wartaintegritas.com — Kegiatan OTS (On The Spot) atau melukis secara langsung diluar ruangan (outdoor) dengan melihat langsung objek nyata di lokasi kegiatan, kembali digelar Himpunan Pelukis Perupa Ambarawa (HIPPA) di komplek Stasiun ‘tua’ Jambu, Desa/Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang pada Minggu (19/07/2026) sejak pagi hingga sore. Dipilihnya objek di komplek Stasiun Jambu ini karena objeknya pemandangan alam yang bagus dan hamparan persawahan dengan latar belakang gunung. OTS di Stasiun tua Jambu ini diikuti 56 pelukis dari sejumlah daerah di Jateng dan 10 di antaranya pelukis perempuan. Demikian diungkapkan pengurus HIPPA, Ireng Wawan didampingi Kaboel Pamuji dan Tri Rawa, di lokasi OTS.

“Kegiatan OTS seperti ini, telah beberapa kali digelar di wilayah Ambarawa dan sekitarnya. Para pelukis ternyata sangat antusias mengikuti OTS. Sejumlah tempat di Ambarawa dan sekitar juga menjadi tempat digelarnya OTS. HIPPA merencanakan akan menggelar OTS ini secara rutin dengan lokasi OTS yang berbeda. Dan akan menghadirkan para pelukis dari Jawa Tengah yang belum pernah hadir mengikuti OTS di Ambarawa,” kata Ireng Wawan.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Jambu Bambang Sutedjo mengaku bangga dan memberikan apresiasi kepada HIPPA yang telah menggelar OTS lukis di wilayah Desa Jambu ini. Langkah berani ini, sesuai harapannya karena ini sudah menjadi salah satu angan-angannya. Dan dari angan-angan ini lalu berkoordinasi dan kolaborasi dengan Pak Ireng Wawan yang juga merupakan seniman lukis warga Desa Jambu juga.

“Dari koordinasi kami, ternyata gayung bersambut. Pak Ireng Wawan sangat antusias untuk berkolaborasi menggelar kegiatan seni yang intinya untuk mengangkat kegiatan seni masyarakat Desa Jambu, terutama dalam bidang seni rupa atau seni lukis. Kami pun setuju dan mendukung akan hal itu. Kemudian, dipilih dengan lokasi yang punya view atau pemandangan bagus yakni di komplek Stasiun ‘tua’ Jambu ini,” terang Bambang Sutedjo di lokasi OTS.

Terkait dengan pemandangan alam yang indah seperti ini banyak ditemukan di wilayah Desa Jambu. Karena lokasi atau posisi wilayah desanya berada di bawah yang dikelilingi oleh pegunungan. Bahkan, para pelukis dengan bebas mencari tempat yang nyaman untuk menorehkan karyanya. Selain itu, dengan dimotori kegiatan lukis di alam terbuka ini, akan mempengaruhi anak-anak dan remaja khususnya di Desa Jambu untuk menyalurkan bakat seninya khususnya seni lukis.

“Harapan kami, kegiatan ini ke depannya bisa mewadahi anak-anak dan remaja Desa Jambu mengembangkan bakat seni lukisnya. Selain itu, selama ini di Jambu sudah merakyat khususnya kesenian tradisional yakni reog sehingga dengan ditambah seni lukis akan menambah kreativitas anak, remaja dan masyarakat Jambu. Hal ini menambah pula kecintaan masyarakat akan kesenian, yang selama ini lebih banyak konsentrasi pada kesenian reog.

Harapannya, dengan diawalinya kegiatan OTS oleh HIPPA ini akan meningkatkan dan menggairahkan kesenian khususnya seni lukis di Jambu. Apalagi ada tokoh seni lukis yang siap untuk membimbing dan mengarahkan. Disela para pelukis konsentrasi pada lukisannya, disajikan pula aneka jajanan tradisional khas Jambu maupun minuman kopi khas Jambu.

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *