GKMI Progo Salurkan Dukungan Diakonia bagi Korban Banjir Sumatra Melalui MDSI

Peristiwa444 Dilihat

SALATIGA — wartaintegritas.com — Semangat pelayanan diakonia kembali diwujudkan oleh jemaat GKMI Progo melalui kunjungan ke Muria Training Center (MTC) Salatiga. Pada Minggu (28/3), rombongan dipimpin oleh Gembala Jemaat, Pdt. Nemuel Zega (49), bersama majelis dan Komisi Perempuan (KOPER) menyerahkan dukungan bagi pelayanan kemanusiaan Muria Damai Sentosa Indonesia (MDSI) kepada korban bencana banjir di Sumatra.

Koordinator Diakonia sekaligus Majelis GKMI Progo, Yulius Handoko Santoso (52), menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelayanan diakonia gereja yang berkelanjutan. “Ini adalah wujud nyata kepedulian jemaat untuk turut ambil bagian dalam pelayanan kemanusiaan,” ujarnya.

Sementara itu, Pdt. Nemuel Zega menjelaskan bahwa gerakan diakonia ini berawal dari inisiatif gereja sejak awal tahun 2024 melalui program sembako murah. Dalam program tersebut, Panitia Diakonia bersama KOPER menggagas pembagian 500 paket sembako senilai Rp60.000,00. yang dapat ditebus jemaat dan masyarakat sekitar hanya dengan Rp20.000,00.

“Puji Tuhan, melalui persembahan jemaat, janji iman, serta dukungan para donatur, program ini dapat berjalan dengan baik dan didistribusikan bertepatan dengan HUT ke-29 GKMI Progo pada 19 September 2025,” jelas Zega.

Dari kegiatan tersebut, terkumpul dana yang kemudian disepakati untuk dilanjutkan dalam aksi diakonia berikutnya pada tahun 2026. Dalam rapat awal tahun 2026, Panitia Diakonia dan KOPER memutuskan untuk menyalurkan sebagian dana tersebut guna mendukung pelayanan MDSI, khususnya dalam respons bencana banjir di Sumatra. Keputusan ini diambil karena MDSI dinilai memiliki fokus pelayanan diakonia dalam skala yang lebih luas dan tepat sasaran.

Secara simbolis, bantuan dana diserahkan oleh Ketua KOPER GKMI Progo, Pradnya Paramita (54), kepada Pdt. Iwan Firman Widiyanto (46) yang mewakili MDSI di lokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Iwan menjelaskan bahwa pelayanan tanggap bencana MDSI di Sumatra telah dimulai sejak awal Desember 2025. Didukung oleh Wijna-MCC, MDSI telah menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari perlengkapan keluarga, bahan makanan, hingga layanan psikososial bagi ibu dan anak. Pelayanan tersebut dilakukan di dua wilayah terdampak, yakni Sipirok (Tapanuli Selatan) dan Lopian (Tapanuli Tengah).

Saat ini, MDSI tengah melanjutkan pembangunan dua belas unit rumah semi permanen berbentuk panggung dengan luasan 30 m2 bagi warga yang mengalami kerusakan rumah berat di Lopian.

Selain itu, MDSI juga berkolaborasi dengan berbagai lembaga lain seperti Yayasan Christoperus, Gereja Kristen Yesus (GKY), dan Rumah Sakit Mardi Rahayu dalam berbagai program pelayanan, antara lain pengeboran sumur, pembenahan lantai gereja, pemeriksaan kesehatan masyarakat, dan pemberian bantuan usaha kecil seperti pembuatan tempat semacam warung kecil untuk berjualan.

Dalam pesan singkatnya, Direktur MDSI, Pdt. Paulus Hartono, mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan dan dukungan GKMI Progo. “Terima kasih untuk dukungan GKMI Progo atas pelayanan MDSI, Tuhan Memberkati” ujarnya.

Dalam pesannya, GKMI Progo juga mendorong gereja-gereja lain, khususnya dalam lingkup GGKMI (Gereja-Gereja Kristen Muria Indonesia), untuk terus mendukung pelayanan diakonia melalui doa dan dana. “Pelayanan ini adalah wujud nyata kasih Kristus yang melampaui batas. Kiranya kita semua tidak kendor dalam melayani, sebab jerih lelah kita tidak sia-sia di hadapan Tuhan,” ungkap Zega.

Ke depan, GKMI Progo juga merencanakan kelanjutan aksi diakonia dengan mengunjungi panti asuhan atau panti wreda pada Juli 2026 dalam rangka Bulan Keluarga, serta kegiatan serupa pada September 2026 bertepatan dengan perayaan HUT ke-30 gereja.

Kunjungan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antar gereja dan lembaga pelayanan dapat menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang terdampak bencana. Semangat berbagi dan kepedulian yang terus dirawat menjadi cerminan gereja yang hidup dan relevan di tengah dunia.

(Iwan Firman W)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *