KAB. SEMARANG — wartaintegritas.com — Guna memaksimalkan pemanfaatan data pendukung pembangunan di desa, Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan pendampingan intensif kepada tiga desa di tiga kecamatan. Ketiga desa tersebut adalah Desa Keji (Kecamatan Ungaran Barat), Desa Sumberrejo (Kecamatan) Pabelan, dan Desa Bantal (Kecamatan Bancak) akan kita usulkan untuk mengikuti penilaian nasional. Demikian diungkapkan Ketua BPS Dewi Tri Rahayuni di sela saat acara Pencanangan & Sosialisasi Desa Cantik 2026 Kabupaten Semarang di Ruang Dharma Satya Kompleks Kantor Bupati Semarang di Ungaran, Rabu (08/04/2026) siang.
“Ketiga desa tersebut telah menyelesaikan proses penyusunan data dasar vital. BPS akan mengusulkan tiga desa itu untuk mengikuti penilaian Desa Cinta Statistik (Cantik) tingkat nasional tahun 2026. Saat ini desa telah menjadi subjek aktif dalam pembangunan. Pemanfaatan dana desa guna mendukung percepatan pembangunan harus ditunjang data potensi yang memadai sehingga menjadi acuan perencanaan agar tepat sasaran,” jelasnya.

Dari evaluasi tahun 2025, sudah ada 21 desa yang telah menyelesaikan proses pendataan. Dari jumlah itu, 3 desa akan mendapat pendampingan khusus dan diusulkan mengikuti penilaian Desa Cantik 2026 tingkat nasional. Tahun 2023 lalu, Desa Delik (Kecamatan Tuntang) masuk sepuluh besar Desa Cantik tingkat nasional, dan tahun 2025 termasuk dalam 8 Desa Cantik terbaik tingkat Provinsi Jateng.
Sementara itu, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha melalui Asisten Administrasi Umum, Hendy Lestari, menegaskan bahwa Pemkab Semarang berkomitmen meningkatkan kualitas data desa menjadi langkah nyata mewujudkan perencanaan pembangunan desa yang tepat sasaran.
“Hasil dari pelaksanaan Desa Cantik ini harus dimanfaatkan untuk menentukan prioritas pembangunan desa. Semua kebijakan harus berbasis data yang aktual,” tandas Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Hendy Lestari.
(Heru Santoso).










