STIKES Nasional Gelar Pengabdian Masyarakat di SMA Warga, Edukasi Kesehatan dan Praktik Pembuatan Deodoran

Pendidikan30 Dilihat

SURAKARTA, 24 April 2026 — wartaintegritas.com – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Nasional menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SMA Warga sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini diikuti oleh para murid dan guru dengan antusias tinggi, mengusung tema edukasi kesehatan remaja yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Kepala SMA Warga, Aditya Noor Cahya Perdana, S.Pd., Gr., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa program tersebut menjadi kesempatan berharga bagi peserta didik untuk memperluas wawasan di bidang kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, para murid mendapatkan pengetahuan baru yang tidak hanya berguna saat ini, tetapi juga sebagai bekal di masa depan,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Teknologi Laboratorium Medik STIKES Nasional, Ardy Prian N., M.Si., menjelaskan profil program studi sekaligus tujuan kegiatan pengabdian. Ia berharap materi yang diberikan, khususnya tentang kebersihan badan dan pembuatan deodorant spray, dapat memberikan manfaat nyata bagi murid SMA Warga.

“Program ini dirancang agar murid tidak hanya memahami konsep kesehatan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Materi edukasi disampaikan oleh Dr. Didik Wahyudi, M.Si. (Ketua STIKES Nasional) dan Yusianti Silviani, M.Pd. dengan pendekatan interaktif. Dr. Didik membahas kesehatan kulit remaja, khususnya terkait jerawat (acne vulgaris), yang umum terjadi akibat perubahan hormon saat masa pubertas serta dipengaruhi faktor kebersihan dan gaya hidup. Sementara itu, Yusianti Silviani mengulas tentang bau badan yang ternyata bukan berasal langsung dari keringat, melainkan hasil aktivitas bakteri pada kulit, sehingga penting menjaga kebersihan dan keseimbangan ekosistem kulit .

Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik pembuatan deodorant spray yang disambut antusias oleh para murid. Praktik ini memberikan pengalaman langsung dalam mengolah bahan sederhana menjadi produk yang bermanfaat bagi kesehatan dan kebersihan diri.

Sebagai bentuk layanan kesehatan, tim STIKES Nasional juga mengadakan pemeriksaan kadar gula darah bagi murid dan guru. Layanan ini menjadi langkah preventif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara dunia pendidikan menengah dan pendidikan tinggi diharapkan terus terjalin, guna menciptakan generasi muda yang sehat, berpengetahuan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

(Purwoto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *