Mahasiswa UNW Ungaran Gelar Program Edukasi “Isi Piringku”, Salah Satu Pendukung Pencegahan Stunting di Desa Rogomulyo Kaliwungu

KAB. SEMARANG, wartaintegritas.com – Upaya pencegahan stunting terus digencarkan, salah satunya melalui edukasi dan pemberian makanan tambahan pada balita sebagai makanan pendamping ASI. Salah satunya yang mendukung pencegahan stunting adalah mahasiswa Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran, sebelum mengakhiri program Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar kegiatan yang dikemas dengan program “Isi Piringku”, belum lama ini. Demikian diungkapkan Wakil Koordinator mahasiswa KKN UNW di Desa Rogomulyo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang, Yordania Vitax Audina. 

“Kegiatan itu dilaksanakan di Posyandu ‘Seger Waras’ di rumah  bapak Tri Bowo, Kadus Gegunung, Desa Rogomulyo. Kami mahasiswa KKN UNW didampingi Bidan Desa Rogomulyo. Fokus kegiatannya, pentingnya memberikan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting melalui program “Isi Piringku” dan Pemberian Kegiatan Makanan Tambahan berupa Puding Alpukat Madu ‘PUKATU’,” terang Yordania  

Ditambahkan, untuk sasaran kegiatan adalah Ibu dan Balita di Desa Rogomulyo yang diikuti tidak kurang 40 orang peserta. Bahkan ibu-ibu sangat antusias dalam membahas resep Puding Alpukat Madu. Kegiatan yang dikemas dengan sosialisasi interaktif ini, ibu-ibu dihimbau untuk dapat memahami bagaimana menyusun porsi makanan yang ideal dan seimbang untuk keluarga, utamanya pada balita.  

“Materi yang disampaikan dalam sosialisasi itu antara lain terkait dengan pembagian porsi karbohidrat, protein, lemak dan vitamin. Kami juga tekankan pentingnya gizi seimbang untuk memastikan anak mendapat semua nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang optimal. Dan, Puding Alpukat Madu ‘PUKATU’ ini sebagai Solusi Makanan Tambahan pada balita,” kata Yordania, lebih lanjut didampingi rekan mahasiswa yang lain. 

Selanjutnya, para balita mendapatkan makanan tambahan berupa Puding Alpukat Madu yang kaya nutrisi. Makanan ini dipilih karena kandungan lemak sehat dan buah alpukat mengandung omega 3 yang sangat baik untuk perkembangan otak dan penambahan berat badan anak. Dipilihnya, inovasi puding alpukat madu sebagai menu PMT karena merupakan buah local di Desa Rogomulyo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang.

“Dengan memahami ‘Isi Piringku’ dan membuat camilan sehat untuk balita seperti Puding Alpukat Madu, para ibu dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anaknya, khususnya yang masih balita,” tandas Ibu Tri Wahyuni, Bidan Desa Rogomulyo. 

Oleh: Heru Santoso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *