Sri Murni Anggota DPRD Klaten Fokus Prioritas Infrastruktur dan Pertanian di Dapil V

Peristiwa246 Dilihat

KLATEN, wartaintegritas.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Klaten dari Fraksi PDI Perjuangan, Sri Murni, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pembangunan di sektor infrastruktur dan pertanian. Penegasan ini disampaikan dalam acara silaturahmi dengan konstituen di Kecamatan Bayat dan Cawas, Sabtu (9/11/2025).

Fokus Pembangunan dan Aspirasi Warga

Sebagai anggota Komisi 2 DPRD, Sri Murni menjelaskan bahwa sektor pertanian menjadi fokus utamanya.

Prioritas pembangunan yang ia perjuangkan selaras dengan visi dan misi Bupati, yakni mewujudkan “jalan alus” (jalan halus) dan “air lancar”.

“Visi misi Bapak Bupati itu kan jalan alus dan juga air lancar, jadi itu yang kita utamakan,” ujar Sri Murni.

Meskipun demikian, ia mengakui adanya usulan penting dari masyarakat yang belum terakomodasi, terutama terkait penanganan masalah air.

“Usulan untuk membuat bendungan atau kolam pemecah air sudah banyak diajukan oleh warga, namun belum terealisasi. Semoga nanti tahun depan bisa,” harapnya.

Sri Murni juga memastikan bahwa hingga saat ini, tidak ada program pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritasnya yang dibatalkan atau dicoret.

Mekanisme dan Anggaran Pembangunan

Terkait proses penganggaran, Sri Murni menjelaskan bahwa mekanisme pengajuan usulan dilakukan secara bertahap dan bergantian, tidak semua usulan dapat disikapi secara langsung.

Ia menambahkan bahwa sistem penganggaran saat ini telah menggunakan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). “Sistemnya dipakai SIPD, jadi kita harus masuk dulu, nanti tahun berikutnya baru bisa kita danai,” jelasnya.

Pertemuan dengan Konstituen PDI Perjuangan

Acara silaturahmi yang diadakan di wilayah Kecamatan Bayat dan sebagian Cawas ini diselenggarakan oleh pengurus PDI Perjuangan. Peserta yang hadir mencakup pengurus PAC (Pimpinan Anak Cabang), Ranting, dan tokoh masyarakat. Total konstituen yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 150 orang.

(Dwijonagoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *