Solo Tuan Rumah Forkom Pokdarwis 2026, Angkat Pesona Budaya dan Heritage

Peristiwa384 Dilihat

SURAKARTA – wartaintegritas.com — Surakarta kembali menunjukkan perannya sebagai kota budaya dengan menjadi tuan rumah Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jawa Tengah 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 9–10 Mei 2026 ini diikuti sekitar 200 peserta dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, mengusung tema “Pesona Solo: Culture & Heritage”.

Pusat kegiatan tersebar di sejumlah titik strategis, seperti Loji Gandrung, kawasan Gatot Subroto, hingga Kampung Wisata Batik Kauman. Pemerintah Kota Solo memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan potensi wisata unggulan Kota Bengawan, sekaligus memperkuat jejaring antar-Pokdarwis.

Berbagai agenda menarik disiapkan, mulai dari forum diskusi pariwisata berbasis budaya dan heritage, Solo Night Experience yang menampilkan wisata kuliner dan produk ekonomi kreatif, hingga kelas membatik dan wisata belanja UMKM. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi praktik baik, tetapi juga ruang promosi bagi pelaku wisata lokal.

Puncak acara ditandai dengan Kirab Budaya Pokdarwis pada 10 Mei 2026, yang menempuh rute dari Loji Gandrung menuju Kampung Batik Kauman dan melintas kawasan Car Free Day (CFD) Solo. Kirab ini menyajikan kekayaan budaya daerah dari berbagai kabupaten/kota, sekaligus menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.

Wakil Wali Kota Solo, Astri Widayani, menegaskan pentingnya forum ini sebagai ruang kolaborasi dan penguatan kapasitas Pokdarwis. Ia berharap Solo sebagai tuan rumah dapat memberi dampak luas bagi pengembangan pariwisata daerah.

“Solo sebagai tuan rumah, yang juga punya potensi wisata dan melakukan  penyegaran ekonomi, berharap Forum Komunikasi Pokdarwis ini bisa meningkatkan potensi-potensi masing-masing, dari wilayah terkecil hingga kota dan kabupaten. Dengan makin banyaknya potensi yang dimunculkan identitas wisata kabupaten/kota makin kuat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kemampuan storytelling menjadi kunci dalam mengangkat daya tarik destinasi. Dengan narasi yang kuat, potensi lokal tidak hanya dikenal, tetapi juga mampu memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan.

Melalui penyelenggaraan Forkom Pokdarwis 2026, Kota Solo tidak hanya memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata budaya, tetapi juga mendorong kolaborasi dan inovasi dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Jawa Tengah.

(Purwoto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *