Dalam Empat Hari – Dua Peristiwa Kebakaran Terjadi, Gudang Kayu di Jambu & Rumah Warga di Pabelan

Peristiwa44 Dilihat

KAB. SEMARANG — wartaintegritas.com — Pada saat warga masih menikmati tidurnya, dikagetkan dengan peristiwa kebakaran yang menimpa Gudang Kayu UD Sari Kayu milik Furi Indarto di Dusun Lendoh RT 08 RW 02, Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang pada Sabtu (12/09/2026) dinihari sekitar pukul 01.30 WIB. Kebakaran itu menghanguskan gudang serbuk kayu seluas 8×25 meter persegi. Penyebab kebakaran diduga akibat dari puntung rokok yang di buang sembarangan.

Kepala Satpol PP & Damkar Kabupaten Semarang Anang Sukoco membenarkan akan peristiwa kebakaran tersebut. Informasi diterima sekitar pukul 02.15 WIB, yang selanjutnya petugas Damkar Pos Ambarawa, Pos Terpadu Bawen, dan Pos Getasan mendatangi lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman api.

“Dari keterangan sejumlah saksi, kali pertama yang mengetahui ada kebakaran adalah karyawan yang baru saja pulang mengantar barang. Kemudian, karyawan yang lain langsung bergerak berusaha memadamkam api yang sudah membesar. Karena api terus membesar, salah satu karyawan langsing menghubungi petugas Pos Damkar Ambarawa,” ujar Anang Sukoco kepada awak media, Sabtu (12/09/2026).

Menerima laporan adanya kebakaran itu, petugas Damkar Pos Ambarawa bersama Pos Terpadu Bawen dan Pos Getasan langsung mendatangi lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi kejadian, langsung melakukan pemadaman api. Beruntung, api berhasil dipadamkan dan tidak menjalar ke bangunan lain yang berdekatan dengan bangunan gudang tersebut.

“Dalam kebakaran itu, material yang terbakar berupa serbuk kayu. Gudang tersebut menjadi satu bangunan dengan rumah pemilik dan dihuni oleh lima orang. Dalam kebakaran ini, seluruh penghuni selamat dan kerugian akibat kebakaran ini, masih dalam penghitungan,” tandas Anang.

Ditambahkan Anang, sebelumnya juga terjadi kebakaran yang menimpa rumah milik Mat Sakirin (57) di Dusun Gentan RT 01 RW 05, Desa Tukang, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Penyebab kebakaran diduga terjadi konsleting listrik.

“Akibat kebakaran rumah dengan luas bangunan 10×13 meter persegi ini, pemilik mengalami kerugian mencapai Rp300 juta. Untuk sementara pemilik dan keluarganya tinggal di rumah saudaranya yang rumahnya bersebelahan. Beruntung dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.

(Heru Santoso).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *