SMP Kristen Lentera Gelar Seminar “Hukum & Kenakalan Remaja”, Hadirkan Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy sebagai Nara Sumber

Peristiwa75 Dilihat

KAB. SEMARANG – wartaintegritas.com — Berbagai dampak negatif penyalahgunaan narkoba diantaranya gangguan kesehatan, kerusakan masa depan, hingga konsekuensi hukum yang dapat menjerat pelakunya. Untuk itu, khususnya anak-anak di SMP Kristen Lentera Ambarawa ini dapat menjaga pergaulan yang sehat, memahami batasan dalam pergaulan lawan jenis, dan membangun kesadaran untuk menghargai diri sendiri maupun orang lain. Demikian disampaikan Kapolres Semarang AKP Ratna Quratul Ainy, dalam seminar dengan tema “Hukum & Kenakalan Remaja” di SMP Kristen Lentera Ambarawa, Kabupaten Semarang, kemarin.

“Untuk itu, melalui kegiatan ini para siswa diajak untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba, menghindari perilaku menyimpang, serta meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” kata AKBP Ratna Quratul Ainy didampingi Kasat Binmas AKP Muhammad Hazaquan dan Kapolsek Ambarawa AKP Ririh Widiastuti.

Dalam seminar yang digelar di Gedung Gereja Kristen Indonesia (GKI) Ambarawa, yang satu komplek dengan SMPK Lentera di Jln. Dr Cipto Mangunkusumo Ambarawa ini diikuti tidak kurang 150 peserta. Terdiri atas seluruh siswa SMPK Lentera – Kelas VII, VIII, para pengajar atau guru serta perwakilan dari yayasan.

Sementara itu, Kepala SMP Kristen Lentera Ambarawa, Marsidi, menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada Kapolres Semarang atas kesediaannya hadir di SMPK Lentera Ambarawa. Hal ini sebagai bukti bahwa Polres Semarang sepenuh hati siap membina generasi muda agar hidup benar dan tidak melanggar hukum yang ditanamkan sejak dini. Kapolres juga menandaskan bahwa setiap anak punya cita-cita dan harapan untuk hidup lebih baik.

“Kami juga berpesan, kiranya Tuhan senantiasa memberkati Ibu Ratna, Kapolres Semarang secara khusus dan keluarga besar Polres Semarang secara umum. Yang telah menunjukkan kepeduliannya di dalam mempersiapkan dan membekali generasi muda. Harapanya, pada waktu lain kami akan mengundang kembali Kapolres Semarang dan bersama orang tua siswa agar mendapatkan pencerahan tentang remaja dan dinamika serta kemungkinan yang terjadi ketika anak sudah remaja,” terang Marsidi didampingi Koordinator Sekolah Vivy Inawati.

Sementara itu, Ketua Panitia, David Wicaksono menyampaikan bahwa kegiatan seminar ini mendapat sambutan antusiasme yang tinggi dari peserta khususnya siswa Kelas VII dan VIII. Bahkan, peserta juga aktif mengikuti sesi tanya-jawab dan diskusi.

“Pihak sekolah sengaja menyelenggarakan seminar edukatif bagi para siswa dengan mengangkat tema “Hukum dan Kenakalan Remaja”. Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar kepada siswa mengenai berbagai tantangan yang dihadapi remaja pada era modern, sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan dan sikap yang positif dalam mengambil keputusan,” jelas David Wicaksono, yang juga Guru BK didampingi Lilik Santoso (panitia lainnya).

Dengan terselenggaranya seminar ini, SMP Kristen Lentera Ambarawa berharap para siswa semakin memahami risiko kenakalan remaja serta mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.

David menambahkan, dalam dialog dengan Kapolres Semarang tersebut, ridak kurang sepuluh anak mengajukan pertanyaan. Pertanyaan itu di antaranya, “Bagaimana harus kita sikapi jika ada teman kita melakukan kenakalan remaja yang menimbulkan pengaruh buruk?” Bahkan ada yang memberikan pendapat bahwa seminar ini membuat peserta lebih berhati-hati dalam berperilaku dalam tindakan maupun ucapan.

“Melalui seminar ini, harapan kami siswa SMPK Lentera Ambarawa dapat memperoleh wawasan lebih luas terkait perkembangan remaja dan tantangan kehidupan sosial. Selain itu, seluruh siswa SMPK Lentera dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari hari, menjauhi perilaku berisiko, serta menjadi generasi yang berkarakter, dan mampu meraih masa depan gemilang,” pungkas David W., yang juga sebagai Pembina OSIS SMPK Lentera Ambarawa.

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *