SMAN 1 Kemalang Resmi Beroperasi, Penantian Panjang Warga Lereng Merapi Berakhir

Peristiwa372 Dilihat

KLATEN – wartaintegritas.com — Penantian panjang masyarakat Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, untuk memiliki fasilitas pendidikan tingkat atas akhirnya terwujud. SMAN 1 Kemalang resmi beroperasi mulai tahun ajaran 2026/2027. Kehadiran sekolah ini menjadi angin segar bagi wilayah lereng Gunung Merapi yang selama bertahun-tahun berstatus blankspot atau belum memiliki SMA/SMK negeri.

Sekolah yang berlokasi di Dukuh Genep, Desa Tlogowatu tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Selasa (19/5/2026).

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menyatakan bahwa pembangunan SMAN 1 Kemalang merupakan komitmen nyata pemerintah dalam memeratakan akses pendidikan, khususnya di daerah-daerah terpencil yang minim fasilitas sekolah negeri.

“Hari ini saya sebagai Gubernur Jawa Tengah merasa bangga bahwa di saat-saat keterbatasan fiskal, kami mampu memberikan pendidikan kepada anak-anak kita. Semoga peresmian SMA Kemalang ini menjadi tolok ukur dalam rangka mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Luthfi.

Target Hapus 23 Titik Blankspot di Jawa Tengah

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, saat ini masih terdapat 24 kecamatan yang belum memiliki fasilitas SMA/SMK negeri. Dengan resminya SMAN 1 Kemalang, pemerintah provinsi kini membidik 23 wilayah tersisa untuk dituntaskan dalam waktu dekat.

“Ke depan, titik blankspot yang belum ada sekolah akan kami reduksi selesai dalam dua tahun. Sehingga anak-anak kita bisa meneruskan sekolah yang lebih bagus,” tegas Luthfi optimis.

Berawal dari Kelas Jauh di Rumah Warga

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, membeberkan bahwa berdirinya SMAN 1 Kemalang tidak instan, melainkan melalui rintisan program kelas jauh yang menginduk ke SMAN 1 Karangnongko sejak tahun ajaran 2021/2022.

“Dimulai dengan jumlah rombongan belajar pada mulanya dua rombel, 72 murid. Hingga tahun ajaran 2025/2026, jumlah keseluruhan murid kelas jauh telah mencapai 260 murid. Jadi, setiap tahun itu terus bertambah,” jelas Sadimin.

Kondisi perjuangan masa lalu itu dibenarkan oleh Kepala Desa Tlogowatu, Suprat Widoyo. Ia mengenang bagaimana para siswa sebelumnya harus rela menumpang demi bisa belajar.

“Sebelum sekolah ini berdiri, para siswa harus mengikuti kelas jauh dengan memanfaatkan rumah warga dan balai desa. Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung suksesnya perjalanan perjuangan berdirinya SMAN Kemalang,” ungkap Suprat terharu.

Hasil Kolaborasi Lintas Lini

Apresiasi mendalam juga datang dari Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom. Ia menyebut berdirinya sekolah ini adalah buah manis dari sinergi dan perjuangan gigih seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah.

“Ini bisa menjadi jawaban atas pertanyaan masyarakat yang selama ini bersama-sama memperjuangkan agar di daerah perbatasan ada sekolah negeri. Alhamdulillah, berkat kolaborasi pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan akhirnya dibangun oleh pemerintah provinsi,” kata Hamenang.

Dengan dibukanya SMAN 1 Kemalang pada tahun ajaran baru ini, anak-anak di kawasan lereng Merapi kini tidak perlu lagi menempuh jarak jauh demi mendapatkan hak pendidikan yang layak dan berkualitas.

(Dwijonagoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *