Reses Akhir Tahun DPRD Klaten: Erny Handayani Fokus Rangkul Generasi Z dan Perjuangkan Aspirasi Kreatif

Peristiwa71 Dilihat

KLATEN, wartaintegritas.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Klaten dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Erny Handayani Widyaningsih, menutup masa sidang ketiga tahun 2025 dengan fokus pada upaya merangkul generasi muda. Kegiatan reses ini sengaja dilakukan dengan mengumpulkan kader muda yang berusia 17 hingga 35 tahun, Minggu (09/11/2025).

Kader Muda Sebagai Jembatan Aspirasi

Erny Handayani menyatakan bahwa tujuan utama mengumpulkan generasi muda adalah agar mereka dapat menjadi jembatan yang menghubungkan aspirasi masyarakat dengan Dewan.

“Kami tidak bisa pungkiri, anak muda itu kan pemikirannya jauh ke depan, lebih fresh, lebih kreatif. Itu yang mau kita kasih ruang seluas-luasnya untuk mereka mengekspresikan apa yang mereka butuhkan,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, banyak aspirasi yang disampaikan, terutama di bidang:

  • Kesenian dan Kebudayaan.
  • Olahraga/Kepemudaan.
  • Program-program UMKM.

Erny menambahkan, semua aspirasi yang masuk akan diselesaikan satu per satu dan bertahap, mengingat semuanya terkait dengan anggaran yang tidak mungkin dieksekusi secara bersamaan.

Strategi PKB Klaten Menuju Enam Kursi

Di tengah ketidakpastian politik, PKB Klaten memperkuat strategi dengan upaya menjaga marwah partai dan secara aktif merangkul Generasi Z.

PKB tidak mengalami kendala dalam menjaring kader muda, karena mereka memanfaatkan basis dari Nadliyin (warga NU).

Perekrutan dilakukan melalui organisasi sayap seperti Ibnu, IPPNU, Fatayat, dan Pagar Nusa.

Strategi ini juga menegaskan posisi PKB yang kini fokus pada isu agama dan nasionalis (religius-nasionalis), tidak lagi hanya berfokus pada partai keagamaan.

“Strategi merangkul generasi muda ini adalah upaya kita agar di Klaten, besok targetnya bisa mendapat enam kursi,” ujar Erny.

Target enam kursi ini diharapkan dapat meningkatkan daya tawar PKB di perpolitikan Klaten ke depan. Ia juga optimis bahwa dengan upaya ini, PKB yang selama ini dianggap masih “tertinggal” perlahan-lahan mulai bangkit dan perolehan suaranya naik.

(Dwijonagoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait