Polres Klaten Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Candi 2025: Siagakan 1.707 Personel Gabungan Amankan Natal dan Tahun Baru

Peristiwa116 Dilihat

KLATEN, wartaintegritas.com – Pemerintah Kabupaten Klaten bersama Kepolisian Resor (Polres) Klaten menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di halaman Mapolres Klaten, Jumat Sore (19/12/2025).
Apel ini menandai dimulainya Operasi Lilin Candi 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Bupati Klaten, yang bertindak sebagai pimpinan apel, membacakan amanat tertulis dari Kapolri. Dalam amanatnya, ditekankan bahwa mobilitas masyarakat pada perayaan Nataru tahun ini diprediksi meningkat signifikan. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat secara nasional diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, naik sekitar 7,92% dibanding tahun sebelumnya.

“Situasi ini menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi. Pelayanan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra, dari aspek pengamanan, pelayanan, hingga respons cepat terhadap berbagai permasalahan di lapangan,” ujar Bupati saat membacakan amanat tersebut.

Kekuatan Personel dan Pos Pengamanan

Untuk wilayah Kabupaten Klaten, pengamanan akan melibatkan total 1.707 personel gabungan.

Kekuatan ini terdiri atas:
750 personel Polres Klaten, 60 personel Kodim 0723/Klaten, dan Instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dishub, hingga mitra Kamtibmas seperti ORARI, Senkom, dan Rapi.

Guna memastikan kelancaran dan kenyamanan masyarakat, Polres Klaten telah menyiapkan tujuh titik pos strategis, yang terdiri atas: 5 Pos Pengamanan/Pospam (Delanggu, Rest Area KM 19A, Exit Tol Klaten, Gereja Maria Assumpta, dan Prambanan), 1 Pos Pelayanan (Posyan) Alun-alun Klaten, dan 1 Pos Terpadu (Posdu) Exit Tol Prambanan.

Fokus Keamanan dan Rekayasa Lalu Lintas

Selain pengamanan objek wisata dan pusat perbelanjaan, petugas juga akan fokus pada sterilisasi tempat ibadah guna menjamin kekhusyukan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal. Pihak kepolisian juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, terutama di jalur arteri dan akses menuju gerbang tol.

Kapolres Klaten yang turut mendampingi Bupati dalam pengecekan pasukan berharap seluruh personel dapat bekerja secara profesional dan humanis. Usai upacara kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Gedung Grha Andrawina dan Lobi Mapolres Klaten sebagai fasilitas penunjang pelayanan masyarakat.

Pada saat yang sama usai upacara, Sekretaris Organisasi Radio Amatir Indonesia Klaten (ORARI) H. Endarta Sailendra (YB2FAM) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Sebanyak 350 personel disiagakan untuk membantu pengamanan dan komunikasi di berbagai titik strategis di wilayah Kabupaten Klaten. H. Endarta menyampaikan bahwa para personel tersebut akan difokuskan pada pengamanan gereja dan titik-titik krusial arus lalu lintas.
“Untuk perayaan Natal pada tanggal 24 dan 25 Desember, kami menugaskan tiga (3) personel di setiap gereja di seluruh Kabupaten Klaten. Semua di bawah koordinasi pihak Polres dan Kodim setempat,” ujar Endarta.

Pantau Jalur Tol dan Pusat Kota

Selain pengamanan gereja, Orari Lokal Klaten juga menempatkan personel di pos-pos strategis untuk memantau arus mudik dan balik, dimulai tanggal 20 Desember 2025 hingga tanggal 3 Januari 2026, terutama di akses jalan tol baru.

Personel akan diterjunkan di:

  • Exit Tol Prambanan (Fungsional Jogonalan).
  • Exit Tol Ngawen.
  • Pos Terpadu yang berlokasi di depan RSPD atau kawasan Alun-alun Klaten.

Petugas di pos exit tol dijadwalkan mulai bertugas pada hari Sabtu besok, tanggal 20 Desember 2025.

Sinergi Antar Lembaga

Dalam apel siaga tersebut, Orari bergabung dengan berbagai unsur lainnya seperti Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, relawan gereja, RAPI, Senkom, hingga anggota Pramuka.

Endarta menambahkan bahwa bagi masyarakat atau petugas yang membutuhkan koordinasi komunikasi, Orari Lokal Klaten menyiagakan frekuensi khusus.
“Rekan-rekan bisa menghubungi kami di frekuensi 146.720 MHz (melalui repeater) atau di 145.200 MHz (direct),” pungkasnya.

Dengan dukungan komunikasi radio ini, diharapkan koordinasi pengamanan Nataru di Klaten dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan kondusif.

(Benyamin Hadinagoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *