Gunungkidul — wartaintegritas.com – Semangat Paskah yang sarat kasih diwujudkan secara nyata oleh jemaat Gereja Kristen Jawa (GKJ) Jonggrangan, Klaten, melalui kunjungan silaturahmi ke GKJ Kemadang, Gunungkidul, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi GKJ Jonggrangan dalam merayakan kebersamaan di luar wilayah pelayanan mereka.
Ibadah Syukur: Makna Hidup Baru dalam Kristus

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Christiana Riyadi S.J.P., S.Th., dari GKJ Kemadang. Dalam khotbah yang didasarkan pada 2 Korintus 5: 17 dan Roma 8: 32, ia mengangkat tema “Hidup Baru Mengimani Yesus Cukup Bagiku”.
Melalui pesan tersebut, jemaat diajak untuk merefleksikan penyertaan Tuhan yang sempurna serta memperteguh iman dalam menjalani kehidupan sebagai orang percaya.
Kunjungan Perdana yang Penuh Makna
Dalam sambutannya, Pdt. Septin Putri Halawa, S.Th., mewakili GKJ Jonggrangan, menyampaikan rasa syukur dan haru atas sambutan hangat dari jemaat GKJ Kemadang.
Ia mengungkapkan bahwa meskipun GKJ Jonggrangan telah berdiri selama sembilan tahun di wilayah pinggiran Klaten, kunjungan Paskah ke luar daerah ini merupakan yang pertama kali dilakukan secara kolektif oleh jemaat.
“Kami datang bukan sebagai jemaat yang besar, melainkan jemaat yang sedang terus bertumbuh. Kami sangat bersyukur bisa diterima dengan hangat di sini,” ujarnya.
Aksi Kasih dari Tabungan Paskah Jemaat
Sebagai wujud kepedulian, panitia Paskah yang diwakili oleh Sri Djoko Budiharjo menyerahkan bantuan berupa paket sembako bagi jemaat yang membutuhkan serta persembahan kasih untuk mendukung operasional gereja.
Dana bantuan tersebut dihimpun melalui program “Tabungan Paskah Jemaat”, yakni hasil dari aksi puasa dan pantang selama masa prapaskah, serta dukungan donasi dari jemaat.
Inisiatif ini mencerminkan semangat berbagi yang lahir dari kedisiplinan rohani dan ketulusan hati, bukan semata dari kelebihan materi.
Pererat Relasi, Bangun Kebersamaan
Kegiatan ini merupakan hasil koordinasi antara majelis kedua gereja yang telah dilakukan beberapa minggu sebelumnya, termasuk survei lokasi.
Acara ditutup dengan ramah-tamah yang semakin mempererat hubungan antara jemaat GKJ Jonggrangan dan GKJ Kemadang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tali persaudaraan antarjemaat semakin kuat serta semangat Paskah terus mendorong umat untuk menjadi saluran berkat di tengah masyarakat.
(Dwijonagoro)













