Pelatihan Tanggap Bencana Tekankan Etika, Kolaborasi, dan Layanan Kemanusiaan

Peristiwa757 Dilihat

SALATIGA, wartaintegritas – Sabtu (3/1/2025) Muria Damai Sentosa Indonesia (MDSI) menyelenggarakan Pelatihan Tanggap Bencana bertema “Layanan di Lokasi Bencana Berbasis Gereja” di Muria Training Center. Kegiatan ini diikuti oleh relawan MDSI, Christoperus, dan Wijna, sebagai upaya penguatan kapasitas relawan lintas lembaga.

Sebagai narasumber pelatihan, Paulus Hartono menekankan dasar teologis pelayanan bencana berdasarkan Matius 16:15, Matius 25:42, dan Lukas 10. Ia menegaskan bahwa pelayanan kemanusiaan harus dilakukan dengan ketulusan, tanpa penghakiman, serta menjunjung empati dan martabat korban. Paulus Hartono juga berharap Christoperus dapat terlibat dalam dokumentasi pelayanan, mengingat kuatnya sumber daya media yang dimiliki.

Materi tanggap darurat bencana disampaikan oleh Joko, relawan MDSI yang memiliki pengalaman panjang sejak tsunami Aceh, gempa Yogyakarta, hingga berbagai bencana lain di Indonesia. Ia menekankan pentingnya kaji cepat, penyelamatan jiwa, dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Peserta pelatihan (Foto: Sheila Rebeca)

Sementara itu, Sagoh memaparkan kode etik standar internasional, termasuk prinsip do no harm, akuntabilitas, serta larangan eksploitasi penderitaan korban dalam dokumentasi dan publikasi.

Mewakili Christoperus, Philipus menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting karena menjadi pengalaman pertama bagi pihaknya dalam penanganan bencana seperti yang dilakukan MDSI. Ia juga menyatakan dukungan untuk respons bencana di Sumatra Utara melalui aksi persembahan Natal 2025.

Dalam rencana tindak lanjut, MDSI telah menetapkan dua lokasi pendampingan sejak masa tanggap darurat, yaitu Desa Lopian dan Dusun Pengkolan. MDSI bersama Wijna menegaskan komitmen untuk melanjutkan respons bencana di Sumatra Utara pada Januari 2026, dengan layanan yang terpercaya, berguna, dan memberdayakan, didukung sistem organisasi yang transparan dan akuntabel.

Oleh : Iwan Firman Widiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *