Pelantikan dan Rakerda Pewarna Jawa Tengah, Hadirkan Jurnalisme Berkejujuran dan Berkeadilan untuk Wujudkan Persatuan dan Cinta Kasih

Peristiwa414 Dilihat

SALATIGA, wartaintegritas.com – “Pers  adalah pelayan kemanusiaan.  Oleh karena itu ketika pers menyampaikan berita yang berintegritas, masyarakat akan memiliki dasar yang kuat untuk membentuk opini yang sehat.  Sebaliknya, ketidakjujuran dan ketidakakuratan dapat menimbulkan kebencian, ketidakstabilan sosial, dan perpecahan di masyarakat atau merusak persatuan.  Selanjutnya prinsip keberimbangan menuntut media untuk mendorong kebenaran dan berpihak kepada kepentingan publik.  Dengan demikian pemberitaan yang berimbang,  memberi ruang yang proporsional secara adil kepada semua pihak, berperan penting untuk memperkuat kohesi sosial dan demokrasi,” demikian cuplikan gagasan yang disampaikan Dwi Urip Premono dari Departemen Litbang Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna), Salatiga, 18 Oktober 2025 di Gedung Fiskom Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Peace Journalism

Selanjutnya dikatakan Urip di hadapan para Pegurus Pewarna PD Jateng yang baru saja dilantik oleh Pengurus Pusat Pewarna Jakarta dan para tamu undangan serta Pengurus-pengurus Cabang Pewarna di kota/ kabupateng area Jawa Tengah yang hadir, bahwa wartawan dalam meliput dan mengunggah berita hendaknya didasari oleh semangat Peace Journalism yang bisa menjadi  promotor cinta kasih. 

Dwi Urip Premono saat sampaikan materi dengan moderator Purwoto N (Foto: Kumara)

Peace Journalism atau Jurnalisme Damai adalah pendekatan jurnalistik yang berfokus pada peliputan isu-isu sensitif dengan cara mempromosikan perdamaian, toleransi, dan pemahaman.  Tujuannya Adalah untuk mengurangi kekerasan, pemecahbelahan antaranak bangsa. Sebaliknya, meningkatkan kesadaran dan empati masyarakat terhadap isu-isu sensitif. Jurnalisme Damai menekankan pada aspek akar penyebab, memberi ruang kepada perspektif yang berbeda, dan mencari solusi menuju perdamaian yang dilandasi cinta kasih,” demikian Urip yang menyampaikan materi pada acara Pelantikan dan Rakerda Pewarna Jateng di bawah tema besar yang diusung dalam Rakerda Jurnalisme Berkejujuran dan Berkeadilan untuk Mewujudkan Persatuan dan Cinta Kasih.

Walikota Salatiga yang diundang untuk menyampaikan materi kota Salatiga kota yang memiliki toleransi tertinggi di Indonesia tidak hadir.  Oleh karena itu Suyito Basuki, selaku Ketua Pewarna PD Jateng terpilih perioe 2025-2030, setelah dilantik, menyampaikan materi tersebut. 

Pengurus PD Jateng dan PC Kota/ Kabupaten, nampak hadir Kesbangpol Jateng (Foto: Kumara)

Dengan materi “Salatiga Kota Paling Toleran di Indonesia, Suasana Kondusif Jurnalis Bekerja,” Suyito Basuki mengurai Salatiga sebagai kota yang telah dinobatkan oleh Setara Institute sebagai kota yang memiliki Indeks Kota Toleran (IKT) nomor 1 dengan meraih skor 6,544 di tahun 2024 setelah tahun 2023 sebelumnya memiliki IKT nomor 2.  Kota Salatiga yang mendapat julukan Kota Pelajar dan kaya dengan sejarah dan berbagai destinasi wisata itu menurut Suyito Basuki yang lahir di kota Salatiga yang terkenal berhawa sejuk ini memang faktanya masyarakatnya sehari-hari menjalankan hidup bertoleransi dalam hal ras, suku, budaya, dan agama.  Oleh karena itulah, menurut Suyito Basuki, Salatiga ideal bagi para jurnalis bekerja.

“Suasana kondusif diperlukan bagi pekerjaan apa pun termasuk pekerjaan jurnalistik.  Seorang jurnalis akan merasa nyaman bekerja dalam situasi yang aman dan di masyarakat yang saling menghargai adanya pelbagai perbedaan.  Semoga suasana Salatiga yang kondusif sebagai kota yang memiliki IKT tertinggi menurut Setara Institute, semakin maju masyarakatnya dalam hidup penuh toleransi pada sesama yang memiliki berbagai macam perbedaan dalam agama, budaya, bahkan cara pandang politiknya,” demikian urai Suyito Basuki yang pada periode kepengurusan Pewarna PD Jateng sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat ini.

Pelantikan Pengurus

Pelantikan Pengurus Pewarna Pengurus Daerah Jawa Tengah periode 2025-2030 dilakukan oleh Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna) Jakarta.  Yusuf Mujiono selaku Katua Umum dengan didampingi oleh Ronald Stevly Onibala selaku Sekretaris mengambil janji dan melantik pengurus Pewarna PD Jateng tersebut.

Serah terima pataka dari Ketum Pewarna Pusat Yusuf Mujiono kepada Ketua PD Jateng (Foto: Kumara)

Selengkapnya Kepengurusan Pewarna Pengurus Daerah Jateng 2025-2030 adalah sebagai berikut: DEWAN PENGAWAS, Pengawas 1: Pdt. Dr. Samuel Basri Harnomo, S.Th., M.Ag., Pengawas 2: Pdt. Yosua Wardaya, S.Th.  DEWAN PENASIHAT, Penasehat 1: Pdt. Dr. Henoch Edi Haryanto, Penasehat 2: M. Iskandar Zulkarnain, S.E., Penasehat 3: Pdt. Agus Santoso, S.Th. DEWAN PENGURUS, Ketua: Pdt. Em. Drs. Suyito Basuki, M.Th., Wakil Ketua: Stefanus Kristiyanto, M.Pd., Sekretaris: Drs. Purwoto, M.Pd., Wakil Sekretaris : Yahya Kumarawangi, S.Pd., Bendahara : Pdt. Dr. Paulus Suyatno, Wakil Bendahara: Dr. Heru Astikasari Setya Murti, S.Psi., M.A. BIDANG-BIDANG, Organisasi, Keanggotaan & Kaderisasi: Pdt Andreas Sunarso Djaja Kusuma BE,  Pdt. Kristinus Iwan Adi Anggoro, M.Miss, Sertifikasi dan Kompetensi : Ester Krisnawati, S.Sos., M.I.Kom., Hubungan Antar Lembaga: Ir. Mursid Suroto, S.P., Litbang: Dr. Wahyu Hari Kristiyanto, Komunikasi dan Informasi: Johanes Christiono, Pedro Mahendra Aristanto, S.E., Pengembangan Media dan Ekonomi Kreatif: Pdt. Dr. Darto Sachius, Pdt. Iwan Firman Widiyanto, M.Th., Hukum dan Advokasi: Bram Perwita Anggadatama, S.H.,M.H., Daniel FC Mahendra, Kerohanian dan Pelayanan Masyarakat:  Nunia Widowinarti, S.Th.

Beritakan Suara Kebenaran, Keadilan, dan Kasih Kristus

Yusuf Mujiono dalam sambutannya berharap supaya wartawan Nasrani memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk menghadirkan suara kebenaran, keadilan, dan kasih Kristus di tengah masyarakat. “Wartawan Nasrani bukan hanya peliput berita, tetapi juga pelayan Tuhan di ruang publik,” ujar Yusuf. “Kita dipanggil untuk menghadirkan terang Kristus melalui karya jurnalistik yang berintegritas dan membangun persatuan bangsa.”

Ketum Pewarna Pusat saat memimpin pengucapan janji Pewarna (Foto: Kumara)

Sementara itu Ronald Stevly Onibala juga berpesan agar kehadiran Pewarna di Jawa Tengah diharapkan menjadi wadah yang memperkuat kolaborasi antara jurnalis Kristen lintas daerah. Ia juga memaparkan ketentuan keanggotaan organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). “Anggota PEWARNA Indonesia adalah mereka yang berprofesi sebagai wartawan aktif, baik di media cetak, online, radio, maupun televisi, serta memiliki semangat pelayanan dan pengakuan iman kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat,” jelasnya. Ronald menambahkan bahwa organisasi ini juga membuka ruang pembinaan bagi pegiat media, penulis artikel, dosen, dan pendeta yang memiliki komitmen pada nilai-nilai jurnalistik Kristen.

Pdt. Agus Santoso dalam ibadah menekankan supaya Pewarna berkomitmen untuk terus memberitakan kebenaran dan keadilan dalam segala situasi apa pun.  Dalam renungan yang bertajuk “Beritakan Kebenaran di Arus Global,” pendeta yang melayani di GIA dr. Cipto Semarang itu ia mengingatkan juga bahwa Pewarna mempunyai tugas meluruskan berita yang bengkok dengan kasih dan kebenaran sebagaimana tertulis dalam 1 Petrus 3:13–15.

Ester Krisnawati, S.Sos., M.I.Kom, Ketua Panitia saat berikan sambutan (Foto: Kumara)

Ester Krisnawati, S.Sos., M.I.Kom., yang juga menjabat sebagai Kaprodi Ilmu Komunikasi Fiskom UKSW. Dalam sambutannya, menekankan pentingnya nilai kejujuran dan keadilan dalam dunia jurnalisme, terutama bagi insan pers yang berlandaskan iman Kristen. Menurutnya, integritas merupakan roh utama dalam praktik jurnalistik yang membawa nilai kebenaran dan kemanusiaan.

Kekuatan pada Karya Penulisan

Suyito Basuki dalam sambutannya mengajak supaya para pengurus PD Jateng dan PC di kota/ kabupaten untuk bergiat dalam kepenulisan.  “Satu minggu setidaknya satu tulisan,” demikian ujarnya.  Karena menurut Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksi wartaintegritas.com yang dilaunching di acara Rakerda itu kekuatan organisasi yang berdasarkan profesi kewartawanan adalah karya penulisan.

Penyerahan kartu pers wartaintegritas.com (Foto: Kumara)

Dalam kesempatan tersebut, Awak Redaksi wartaintegritas.com juga dikukuhkan oleh Suyito Basuki selaku Ketua Pewarna PD Jateng.  Setelah pengukuhan, juga dibagikan kartu pers sebagai sarana awak redaksi bekerja dalam peliputan berita.  Awak Redaksi yang dikukuhkan tersebut sebagai berikut: Penanggung Jawab: Pengurus Pewarna PD Jawa Tengah, Pemimpin Umum/ Redaksi: Suyito Basuki, Redaktur Pelaksana: Ester Krisnawati, Kristiyanto, Editor: Purwoto N. Koordinator Liputan: J. Christiono, Administrator/ Fotografer/ Grafis: Yahya Kumarawangi, Keuangan: Heru Astikasari Setya Murti, Erna Widyaningsih, Pemasaran & Iklan, Darto Sachius, Pedro Aristanto, Reporter dan Koresponden: Pengurus Pewarna PD Jateng dan PC Kota/ Kabupaten.  Alamat Redaksi: Tambakboyo RT.05/RW.01, Ambarawa, Kabupaten Semarang,  Telp: 0298-8595601, 08122705424.  Email: integritaswarta@gmail.com

Optimisme awak redaksi wartaintegritas.com (Foto: Kumara)

Program Pengurus

Dalam kesempatan Rakerda juga dibicarakan dan diputuskan berbagai program Pengurus Pewarna PD Jateng.  Berbagai program disampaikan sesuai dengan garapan Bidang masing-masing. 

Program-program tersebut antara lain: menambah jumlah anggota Pewarna, memperkuat kompetensi penulisan, memperkuat hubungan dengan organisasi kemasyarakatan Kristen, penelitian untuk mengetahui pengaruh media sosial dalam mendorong minat belajar, memperluas jaringan sehingga mempermudah penerimaan informasi, pelatihan pembuatan batik motif jamu dan penanaman tanaman jamu, penghijauan saat Paskah dan lain-lain.

Lagu, Tari, dan Wayang

Para penari, alumni dan mahasiswa UKSW, dari kiri: Gones, Imel, Venadya, Vena Widowati (Foto: Kumara)

Seni budaya ditampilkan dalam acara Rakerda berupa Lagu dan Tarian.  Lagu “Mara wong Dosa Wong Cilaka” lagu lama KPK dianransir oleh Chriswinoto, seorang pelatih paduan suara LPPD Jawa Tengah dengan irama langgam.  Empat orang penari, alumni dan mahasiswa UKSW: Gones, Vena, Imel dan Venadya menarikan sebuah tarian saat lagu itu dilantunkan oleh Chriswinoto.  

Ki Gideon Sutarwo saat pertunjukan wayang kulit padat (Foto: Kumara)

 Dalam acara itu juga dipertunjukkan performance wayang kulit padat dengan dhalang Ki Gideon Sutarwo dan Ki Suyito Basuki dengan mengambil lakon: Sumantri dalam Serat Tripama. Serat Tripama yang diciptakan oleh KGPAA Mangkunegoro IV berkisah melalui tembang macapat, kepahlawanan Sumantri atau Patih Suwanda, Kumbakarna dan Adipati Karna dalam membela negaranya.

(Erna Widyaningsih/ Purwoto N/ Kumara/ Benyamin Hadinagoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *