Muhammad Hatta, Anggota DPR RI, Salurkan Bantuan Traktor untuk Petani Klaten

Peristiwa202 Dilihat

KLATEN, wartaintegritas.com – Anggota DPR RI, Muhammad Hatta dari Komisi VII Fraksi PAN, menyalurkan bantuan berupa traktor sebagai Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada petani di daerah pemilihannya, khususnya di Klaten.

Bantuan Alsintan tersebut  diberikan dalam sebuah acara “Produksi Video Promosi Produk Kreatif Berkualitas Dengan Sumber Daya Terbatas” yang di gelar oleh Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf/Bekraf RI)  di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada hari Sabtu Pagi (25 /10/ 2025).  Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Penyerahan bantuan ini bertujuan untuk mendukung dan menyukseskan program ketahanan pangan dari Bapak  Presiden Prabowo Subianto, dengan fokus pada pembangunan dari desa.  Mohammad Hatta mengatakan: “Traktor diharapkan dapat mempermudah dan meningkatkan kualitas usaha pertanian para petani, serta menarik generasi muda untuk tidak takut bertani “simpelnya tidak mau susah”

Muhammad Hatta juga menyoroti perbaikan dalam distribusi pupuk, di mana perizinan telah dipangkas dari 100 lebih menjadi langsung dari pabrik pupuk ke kelompok tani (Gapoktan), sehingga pupuk siap saat petani akan menanam.

Mengenai harga pupuk, dia berharap kerja sama dapat dilakukan dengan Kopdes (Koperasi Desa) agar harga tetap terjangkau.  Jika terjadi harga pupuk yang masih tinggi atau penyimpangan, petani diminta untuk melapor melalui hotline Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) yang akan langsung ditindaklanjuti oleh aparat berwenang, atau menghubungi anggota DPR setempat.

Dorong Masyarakat Manfaatkan Konten Kreatif untuk Kesejahteraan Ekonomi

Mohammad Hatta Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PAN mendorong masyarakat di Kabupaten Klaten, khususnya para perangkat desa dan pelaku ekonomi kreatif, untuk lebih proaktif dalam memanfaatkan teknologi, khususnya konten kreatif, guna mendatangkan penghasilan atau “cuan”.   Selain itu ia juga  menyoroti pentingnya edukasi bagi masyarakat agar “melek” terhadap potensi penghasilan dari konten-konten kreatif yang diunggah ke platform seperti YouTube.

“Jadi handphone kita itu sekarang jangan dianggap handphone tidak bisa menghasilkan ‘cuan’, bisa menghasilkan apa, pendapatan, tapi justru dari handphone-handphone yang sederhana itu kita bisa menghasilkan sesuatu yang lumayan nilainya. Apalagi kalau viral,” ujar Hatta.

Hatta secara khusus memuji potensi ekonomi kreatif Klaten, yang menurutnya sudah menjadi “pusatnya”.  Klaten dikenal memiliki produk seperti batik dan lurik khas Klaten yang luar biasa.

Sektor pariwisata, seperti di Umbul Ponggok, menunjukkan potensi ekonomi yang besar. Hatta bahkan menyebutkan bahwa Pendapatan Asli Desa (PADes) dari wisata di Ponggok.  Menurutnya, masyarakat Klaten memiliki “tangan yang berbeda,” dengan ukiran yang bagus, menunjukkan keunggulan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kreatif.

Usulan Perubahan Struktur Badan Ekonomi Kreatif

Dalam kesempatan itu, Hatta juga menyampaikan usulan agar Badan Ekonomi Kreatif diubah namanya menjadi Badan Promosi Ekonomi Kreatif.  “Badan Promosi Ekonomi Kreatif, saya kira itu lebih tepat daripada cuman Badan Ekonomi Kreatif, karena Kementerian Ekonomi Kreatif sudah ada. Tapi badan ini dijadikan promosi mungkin bisa mengangkat promosi lebih baik,” jelasnya.

Ia berharap ke depan, desa-desa di Klaten dapat dijadikan sentra ekonomi kreatif yang dapat membantu perekonomian, juga berharap agar masyarakat dapat memajukan daerah dan menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari tingkat pusat dan daerah, menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan sektor ekonomi kreatif.  Donny Setiawan, Direktur Film Animasi dan Video, Kedeputian Bidang Kreativitas Media Kemenparekraf RI, Purwanto, S.H., Anggota DPRD Kabupaten Klaten Fraksi PAN, Purwanto, S.S., M.Si., PLT Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, Pariwisata Kabupaten Klaten Forkopimcam, serta peserta kegiatan masyarakat umum turut hadir dalam acara itu.  Sementara itu Imam Syafi’i, yang hadir sebagai nara sumber konten kreator.

(Benyamin Hadinagoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *