MoU Jadi Aksi Nyata: Ggp – Badan Misi Korea Bangun Lima Gereja Sekaligus

Peristiwa303 Dilihat

TORAJA UTARA – wartaintegritas.com – Kolaborasi lintas negara kembali membuahkan hasil nyata. Kerja sama antara Gereja Gerakan Pentakosta (GGP) dan Badan Misi Korea sukses merealisasikan pembangunan lima gereja di berbagai wilayah pelayanan Indonesia sepanjang tahun 2025.

Salah satu momentum bersejarah itu terlihat dalam peresmian Pos PI GGP Lembah Pujian To’Lemo, Barupu, Toraja Utara. Ketua Umum GGP, Pdt. Dicky Suwarta, M.Th., diwakili secara resmi oleh Sekretaris Umum Pdt. Robertus Sela, M.Th., yang hadir memimpin rangkaian acara peresmian sekaligus menerima laporan pembangunan dari jemaat setempat.

Kehadiran Sekretaris Umum menjadi penegasan bahwa kepemimpinan sinode berjalan solid dan terarah, memastikan setiap program pelayanan tidak hanya dirancang, tetapi benar-benar diwujudkan hingga tuntas dan berdampak bagi jemaat.

Lima Gereja, Bukti Komitmen Nyata

Kerja sama yang difasilitasi oleh Pdt. Philip Kang bersama Badan Misi Korea tidak berhenti pada seremoni atau nota kesepahaman. Sepanjang tahun 2025, dukungan konkret telah menjangkau lima wilayah pelayanan, yakni: Sultanbatara, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sumatera Bagian Selatan, dan Sumatera Utara.

Di Toraja Utara sendiri, pembangunan gereja telah selesai seratus persen dan kini siap didewasakan menjadi jemaat mandiri. Laporan fisik pembangunan diserahkan langsung kepada tim Badan Misi Korea sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Daerah Sultanbatara Pdt. Simon Ruma, para pimpinan wilayah, serta jemaat yang memenuhi lokasi peresmian dengan penuh sukacita. Suasana ibadah dipenuhi rasa syukur, haru, dan semangat kebersamaan.

Dua Keluarga Korea Jadi Inspirasi

Sorotan utama peresmian ini adalah kehadiran dua keluarga donatur asal Korea Selatan yang hadir langsung menyaksikan buah pelayanan mereka:

  • Mr. Hwang Eu Gu – Mrs. Jang Myeong Hee
  • Mr. Park Young Chool – Mrs. Kwon Mi Young

Didampingi Pdt. Philip Kang serta Pdt. Edward Kusoy dari GGP Solagratia Sidoarjo, kehadiran para donatur menghadirkan suasana hangat dan penuh keharuan. Mereka tidak hanya memberi dukungan dana, tetapi juga menghadirkan komitmen dan kasih dalam wujud nyata rumah ibadah bagi jemaat di Barupu.

Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan, pimpinan GGP menyerahkan plakat penghargaan dan menyematkan pin GGP kepada para donatur—sebuah simbol persaudaraan pelayanan antara Indonesia dan Korea Selatan yang makin erat.

Target 2026: Jangkauan Lebih Luas

GGP berharap kemitraan ini terus berlanjut dan semakin diperluas. Target 2026 diarahkan pada peningkatan jumlah Pos Pekabaran Injil yang memperoleh dukungan pembangunan dan pembinaan sehingga pelayanan gereja dapat menjangkau wilayah-wilayah yang masih membutuhkan sentuhan kasih dan penguatan rohani.

Dari Toraja Utara, pesan kolaborasi itu menyebar luas: kepemimpinan sinode berjalan selaras, kemitraan lintas bangsa semakin kuat, dan pelayanan gereja terus bergerak maju membawa terang dan pengharapan.

(Romo Kefas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *