Melalui Pelatihan Desa Tanggap Bencana, Akan Dibentuk “Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB)”

Peristiwa170 Dilihat

KAB.SEMARANG — wartaintegritas.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang menggelar kegiatan pelatihan tanggap bencana bagi 40 warga Desa Regunung dan Desa Duren Kecamatan Tengaran, pada 20-23 Juli 2026 kemarin, di Balai Desa Regunung.

Kepala Pelaksana BPBD Alexander Gunawan Tribiantoro melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Agus Cahyadi menyampaikan, bahwa pelatihan dilaksanakan selama empat hari. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan segenap komponen masyarakat desa dalam menghadapi bencana.

“Masyarakat nantinya akan dapat melakukan pencegahan, penanganan darurat mandiri serta pemulihan paska bencana,” ujar Agus Cahyadi.

Untuk materi pelatihan antara lain kebijakan penanggulangan bencana, pengertian konsep desa Tangguh, pengkajian risiko bencana desa, penyusunan dokumen rencana dan aksi pengurangan serta penanggulangan bencana desa dan simulasi kesiapsiagaan penanganan bencana.

Melalui pelatihan ini, akan dibentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) desa.

Peserta pelatihan terdiri atas perangkat desa, ketua RT/RW, anggota PKK/kader Posyandu, Karang Taruna, anggota Satlinmas dan tokoh masyarakat, serta tokoh agama bersama tokoh pemuda. Selain itu, ada pula relawan dan unsur masyarakat lainnya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari BPBD Kabupaten Semarang, anggota DPRD serta fasilitator Desa Tangguh Bencana (Destana). Pelatihan ini menjadikan Desa Regunung dan Desa Duren menjadi Destana ke-93 dan 94 di Kabupaten Semarang.

“Harapannya, ke depan akan terbentuk komitmen bersama antara warga desa, BPBD dan pemangku kepentingan lainnya untuk mewujudkan budaya aman dan tangguh menghadapi bencana,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan menambahkan, melalui pelatihan tersebut BPBD akan mewujudkan 235 desa dan kelurahan di Kabupaten Semarang secara bertahap. Pada tahun 2024, pihaknya baru mewujudkan 24 Destana dan sekarang ini sudah bisa saat terwujud 112 Destana.

“Kita telah rencanakan akan masuk ke seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Semarang ini. Tidak lama lagi akan digelar di Desa Siwal, Mukiran, Pagersari, Gebugan serta delapan desa di wilayah Kecamatan Bandungan. Dengan melibatkan mahasiswa KKN tematik kebencanaan dan membentuk DESTANA,” pungkas Alexander kepada awak media, Selasa (28/07/2026).

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *