Masak Air di Tungku Ditinggal Pergi, Dapur & Ruang Makan Milik Waliyanto Terbakar

Peristiwa469 Dilihat

KAB. SEMARANG — wartaintegritas.com — Dalam seminggu ini, kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Semarang. Setelah beberapa hari kemarin kebakaran menimpa gudang benang PT Apac Inti Corpora Bawen, Jumat (08/05/2026) sore sekitar pukul 16.20 WIB, kebakaran menimpa rumah warga di Ngampin Krajan RT 03 RW 01, Kelurahan Ngampin, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian menyebutkan, kebakaran tersebut menimpa rumah milik Waliyanto. Kebakaran ini bermula dari korban yang memasak air dengan tungku yang langsung ditinggal pergi. Tidak diduga, api yang ada ternyata membesar dan merembet pada tumpukan kayu bakar di dekat tungku.

“Kami kaget mendapat kabar rumahnya Pak Waliyanto terbakar. Dalam sekejap warga sekitar langsung mendatangi rumahnya. Informasinya, api muncul dari tungku yang digunakan untuk memasak air. Mungkin saja apinya membesar dan merembet membakar tumpukan kayu di dekat tungku. Beruntung, api dapat dipadamkan oleh warga sekitar sebelum petugas Damkar tiba di lokasi kejadian,” kata Pak Man didampingi beberapa warga, dilokasi kejadian.

Sementara itu, Kepala Satpol PP & Damkar Kabupaten Semarang Anang Sukoco ketika dikonfirmasi kejadian tersebut membenarkan. Disebutkan kebakaran tersebut menimpa ruang dapur dan ruang makan di rumah milik Waliyanto. Untuk luas yang terbakar yakni bangunan ukuran 5×10 meter. Dan penyebabnya diduga dari tungku untuk memasak air.

“Penyebab kebakaran diduga api dari tungku untuk memasak air yang ditinggal pergi. Api lalu menjalar hingga membakar kayu bakar yang berada di dekat tungku. Kerugian akibat kebakaran itu mencapai Rp50 juta. Beruntung, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Pemadaman api berhasil dilakukan oleh warga sekitar, karena petugas Damkar Pos Terpadu Bawen tiba di lokasi kebakaran, api sudah padam. Bersamaan kejadian tersebut, petugas Damkar Pos Ambarawa sedang melaksanakan kegiatan edukasi di daerah Blater Bandungan,” pungkas Anang.

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *