KLATEN, wartaintegritas.com – Edi Sasongko, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Klaten dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 menggelar kegiatan reses (kunjungan kerja di luar kantor) untuk menyerap aspirasi langsung dari konstituennya, Jumat malam (07/11/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan usulan masyarakat selaras dengan visi dan misi Bupati Klaten, terutama 10 program prioritas yang sudah disepakati bersama DPRD.
Keluhan Dominan Seputar Pertanian dan Irigasi
Dalam sesi serap aspirasi ini, sejumlah masukan utama yang disampaikan oleh masyarakat meliputi tiga sektor:

1. Pertanian dan Irigasi: Isu terkait sarana irigasi menjadi pekerjaan rumah (PR) yang banyak diutarakan. Konstituen meminta adanya normalisasi saluran irigasi di wilayah perbatasan, seperti antara desa Gombang dan Mlese, meskipun diakui bahwa sejumlah normalisasi sudah banyak dilakukan di beberapa lokasi, seperti Sungai Cino dan Sungai Mlese.
2. Infrastruktur: Masukan juga menyangkut perbaikan jalan dan jembatan.
3. Pendidikan: Masyarakat menyampaikan harapan agar gedung-gedung mangkrak dapat dimanfaatkan oleh desa-desa setempat.
Edi Sasongko menegaskan bahwa prioritas utama yang muncul adalah terkait pertanian dan infrastruktur pendukungnya. Hal ini selaras dengan salah satu dari 10 program prioritas Pemkab Klaten, yaitu “Dalan Padang Alus Banyu Lancar” (Jalan terang/mudah, air lancar).
Aspirasi Akan Dijadikan Pokok Pikiran APBD 2027
Edi Sasongko menjelaskan bahwa semua aspirasi yang diterima akan diproses dan dicatat sebagai Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Dewan. Pokir ini nantinya akan diusulkan dalam perencanaan anggaran, khususnya untuk alokasi tahun 2027.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Klaten akan memprioritaskan usulan yang telah menjadi kesepakatan bersama antara Bupati dan DPRD, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan sarana irigasi guna mendukung sektor pertanian.
(Dwijonagoro)
















