SALATIGA – wartaintegritas.com — Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Salatiga sambut baik Job Fair UKSW Ke-49 yang diadakan 22-23 Oktober 2026 di Gedung Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. Melalui sambutan tertulis Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Salatiga yang dibacakan oleh Sekretaris Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Salatiga, Wahyu Suryo Kusumo (54) menyatakan bahwa kegiatan Job Fair yang diselenggarakan memiliki arti penting sebagai salah satu sarana mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan kompetensi pencari kerja secara lebih efektif. Di sampaikan lebih lanjut bahwa di Salatiga saat ini memang terjadi penurunan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Salatiga pada Agustus 2025 tercatat sebesar 3,67 persen, turun 0,19 poin persentase dibandingkan Agustus 2024.
“Namun demikian, kita tidak boleh berpuas diri. Tantangan ketenagakerjaan tidak hanya berkaitan dengan penurunan angka pengangguran, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memperoleh pekerjaan yang layak, produktif, sesuai kompetensi, serta memberikan kepastian dan perlindungan kerja. Dari sisi lapangan usaha, sektor jasa-jasa mengalami peningkatan jumlah tenaga kerja terbesar, yaitu sebanyak 2,48 ribu orang. Sebaliknya, sektor manufaktur mengalami penurunan jumlah tenaga kerja sebanyak 2,12 ribu orang. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa perubahan struktur perekonomian perlu diikuti dengan peningkatan keterampilan dan kemampuan adaptasi tenaga kerja,” demikian Wahyu Suryo Kusumo di hadapan para peserta Job Fair dan Sivitas akademika UKSW yang hadir pada acara Job Fair itu.
Menurut catatan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Salatiga, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Salatiga dalam publikasi Keadaan Ketenagakerjaan Kota Salatiga Agustus 2025, jumlah angkatan kerja di Kota Salatiga mencapai 114,52 ribu orang, meningkat sebanyak 1,81 ribu orang dibandingkan Agustus 2024. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja mencapai 70,93 persen, sedangkan jumlah penduduk yang bekerja tercatat sebanyak 110,31 ribu orang.

Selanjutnya Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Salatiga, melalui Wahyu Suryo Kusumo menekankan tiga hal penting:
Pertama, bagi para pencari kerja, manfaatkan Job Fair ini dengan sebaik-baiknya. Persiapkan diri secara matang, mulai dari dokumen lamaran, curriculum vitae, kemampuan komunikasi, hingga kesiapan mengikuti proses seleksi. Jangan hanya berorientasi pada memperoleh pekerjaan, tetapi juga pertimbangkan kesesuaian pekerjaan dengan kompetensi, peluang pengembangan karier, dan kualitas lingkungan kerja.
Dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan ijazah, tetapi juga kompetensi teknis, kemampuan berkomunikasi, disiplin, integritas, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar. Kemampuan digital serta kesiapan beradaptasi terhadap perubahan juga semakin penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja.
Kedua, bagi perusahaan dan dunia usaha, diharapkan kegiatan Job Fair dapat menjadi kesempatan untuk memperoleh sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Salatiga juga mendorong perusahaan untuk memberikan kesempatan yang adil kepada para pencari kerja berdasarkan kualifikasi dan kompetensi, serta memperhatikan prinsip nondiskriminasi dan kesetaraan kesempatan kerja.
Diharapkan Dinas, pemenuhan kebutuhan tenaga kerja hendaknya tidak hanya berorientasi pada jumlah, tetapi juga pada kualitas, produktivitas, keselamatan kerja, kesejahteraan, dan keberlanjutan hubungan industrial yang harmonis.

Ketiga, bagi perguruan tinggi dan lembaga pendidikan, diharapkan lakukan sinergi dengan pemerintah dan dunia usaha dapat terus diperkuat. Pendidikan dan pelatihan perlu senantiasa diselaraskan dengan kebutuhan pasar kerja agar lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan akademis, tetapi juga keterampilan praktis dan kesiapan memasuki dunia kerja.
“Universitas Kristen Satya Wacana sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi di Kota Salatiga memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, maupun global. Kami berharap Job Fair UKSW ke-49 ini dapat menjadi ruang kolaborasi yang produktif, tidak hanya bagi lulusan UKSW, tetapi juga bagi masyarakat luas yang sedang mencari peluang kerja,” demikian pesan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Salatiga.
Seorang mahasiswa S2 UKSW pengunjung Job Fair dari Fakultas Biologi menyampaikan bahwa Job Fair sangat menolong pengunjung. “Kadang-kadang kita nggak tahu informasi perusahaan apa yang membuka lowongan. Pengunjung dimudahkan mendapat informasi dan ada juga perusahaan yang lakukan rekrutmen langsung di Job Fair, sehingga pengunjung mendapatkan manfaat langsung,” demikian ujar mahasiswa yang sedang melakukan penelitian tesisnya dan tidak mau disebut namanya ini.
Pada Job Fair UKSW ke-49 ini terdapat 393 jumlah lowongan pekerjaan yang ditawarkan dengan jenjang Sarjana 279 lowongan, Diploma 90 lowongan, SMA/ SMK 17 lowongan, dan Internship 7 lowongan. Perusahaan-perusahaan yang mengikuti Job Fair dari Indonesia: Jabodetabek 17, Jawa Tengah 12, Jawa Timur 4, DIY 1, dari Singapura 1.
Adapun bidang-bidang pekerjaan yang ditawarkan meliputi: Retail 4, Perbankan 2, Streamer 1, FMCG 2, Pendidikan 5, AI/ Teknologi 3, Properti dan Trading 1, Fumigasi & Pest Control 1, Distributor 4, Financial Services 2, Media dan Kemanusiaan 1, Logistik & Warehouse 1.
(Suyito Basuki)










