Hamenang Wajar Ismoyo: Perempuan Berdaya adalah Kunci Klaten Maju dan Sejahtera

Peristiwa105 Dilihat

​KLATEN – wartaintegritas.com — Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam konteks modern. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kartini ke-147 tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Pendopo Pemkab Klaten, Selasa (21/04/2026).

​Mas Hamenang — sapaan akrab Bupati Klaten — menegaskan bahwa sosok Kartini bukan sekadar simbol sejarah, melainkan inspirasi nyata bagi kemajuan perempuan Indonesia.

​”Sudah 147 tahun sejak kelahiran beliau, namun semangat yang dibawanya tetap relevan. Sejalan dengan tema ‘Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045’, kita menyadari bahwa perjuangan Kartini terus berkembang mengikuti tantangan zaman,” ujar Hamenang.

​Pemberdayaan Perempuan Jadi Program Prioritas

​Sejak menjabat pada Februari 2025, Hamenang telah menempatkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sebagai salah satu dari Sepuluh Program Prioritas Pembangunan di Kabupaten Klaten. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari sektor UMKM, pertanian, hingga koperasi.

​Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Tim Penggerak PKK Klaten yang konsisten mengawal program ketahanan pangan keluarga dan pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.
​”Semangat Kartini bukan hanya milik perempuan, tetapi milik kita semua. Laki-laki memiliki peran penting untuk mendukung dan menciptakan lingkungan yang inklusif agar perempuan bisa berpartisipasi penuh,” imbuhnya.

​Dorong Literasi Digital dan Ekonomi Kreatif

​Senada dengan Bupati, Kepala Dinsos P3APPKB Klaten, Puspo Enggar Hastuti, menjelaskan bahwa pemerintah daerah kini fokus pada peningkatan kapasitas perempuan melalui literasi digital dan kemampuan public speaking.

​”Kemampuan ini sangat penting untuk memperluas jaringan usaha dan daya saing di era digital. Kami ingin perempuan Klaten tidak hanya menjadi penonton, tapi pelaku ekonomi yang melek teknologi,” jelas Enggar.

​Menjawab Tantangan Sosial

​Meski menunjukkan tren positif, Bupati Klaten mengingatkan bahwa masih ada “pekerjaan rumah” yang harus diselesaikan bersama, di antaranya:

  • ​Pemberantasan kasus perkawinan anak.
  • ​Penanganan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
  • ​Pemerataan akses pendidikan dan kesehatan di seluruh wilayah Klaten.

​Pemerintah Kabupaten Klaten berkomitmen untuk terus mengoptimalkan Unit Layanan Terpadu perlindungan perempuan dan anak guna memberikan rasa aman bagi warga.

​”Terima kasih atas kerja keras dan kreativitas seluruh perempuan Klaten. Mari kita lanjutkan perjuangan ini dengan karya nyata demi mewujudkan Klaten yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tutup Hamenang.

(Benyamin Hadinagara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *