Halalbihalal Disdik Klaten di Bukit Sidoguro: Sinergi Mewujudkan Pendidikan Berakhlak dan Berbasis Kearifan Lokal

Peristiwa37 Dilihat

​KLATEN – wartaintegritas.com — Keluarga besar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten menggelar acara halalbihalal dengan suasana berbeda di objek wisata Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, pada Kamis (9/4/2026) pagi. Momentum ini menjadi ajang penguatan sinergi sekaligus promosi wisata lokal di bawah tema “Sucikan Hati, Pererat Silaturahmi, Tingkatkan Sinergi untuk Pendidikan yang Lebih Berkualitas”.

​Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., jajaran kepala OPD, serta lebih dari 1.200 undangan yang terdiri dari Kepala Sekolah (SD & SMP), Pengawas, Penilik, Korwil, dan perwakilan IGTKI se-Kabupaten Klaten.

​Penyegaran dan Dukungan Ekonomi Lokal

​Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Titin Windiyarsih, S.Pd., M.Pd., usai acara menyampaikan bahwa pemilihan lokasi terbuka di Bukit Sidoguro bertujuan untuk memberikan suasana penyegaran (refreshing) bagi para tenaga pendidik pasca libur Lebaran.
​”Sengaja kami pilih di sini agar ada suasana refreshing tipis-tipis. Kami berharap para Kepala Sekolah terinspirasi untuk mengajak anak didik melakukan outdoor learning atau outing class di lokasi ini guna mengenal alam sekitar,” ujar Titin. Selain itu, ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata insan pendidikan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata.

​Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para pejuang pendidikan. Beliau menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi teknologi di era digital untuk efisiensi kerja.

​”Kolaborasi dan sinergi adalah kunci. Saya berharap seluruh jajaran pendidikan dapat terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan cara-cara baru agar kualitas pendidikan di Klaten tetap unggul,” tutur Bupati saat membuka sesi utama acara secara resmi. Beliau juga memberikan pembinaan langsung guna memotivasi para guru dalam menjalankan tugas kependidikan ke depan.

​Tausiyah: Transformasi Profesionalisme

​Melengkapi nuansa spiritual acara, Ketua FKUB Kabupaten Klaten, K.H. Syamsuddin Asyrofi, memberikan tausiyah yang menekankan bahwa halalbihalal bukan sekadar ritual bermaaf-maafan.
​”Momen ini harus menjadi ajang strategis peningkatan kinerja. Semangat keagamaan harus diwujudkan dalam bentuk penguatan sinergi antar guru untuk menyiapkan generasi penerus yang memiliki akhlak mulia,” pesan K.H. Syamsuddin. Beliau juga mengajak para pendidik melakukan introspeksi diri untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

​Harapan ke Depan

​Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten berharap tali silaturahmi antara pemangku kepentingan pendidikan dengan Pemerintah Kabupaten semakin erat. Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk mengembalikan naluri kemanusiaan dalam hidup berdampingan, baik sesama manusia maupun dengan alam semesta, demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Klaten.

(Benyamin Hadinagoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *