KAB. SEKARANG, wartaintegritas.com : Dalam waktu tidak kurang dari enam jam, telah terjadi kebakaran di dua lokasi berbeda di wilayah Kab Semarang, Jumat (15/05/2026) sore dan malam kemarin. Peristiwa kebakaran yang pertama menimpa rumah kosong milik Tursukarno (57) di Dusun Susukan RT 03 RW 01, Desa Delik, Kec Tuntang. Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 16.50 wib. Selanjutnya, malam harinya sekitar pukul 21.00 wib, kebakaran menimpa Gudang Briket di Lingkungan Garung, Kel Ngampin, Kec Ambarawa.
Kepala Satpol PP & Damkar Kab Semarang Anang Sukoco ketika dikonfirmasi peristiwa kebakaran tersebut membenarkan. Kebakaran di daerah Delik, Tuntang menimpa rumah kosong milik Tursukarno (57) di Dusun Susukan. Bangunan yang terbakar adalah rumah huni namun kosong dengan ukuran 9 meter x 12 meter. Penyebab kebakaran diduga karena terjadi konsleting listrik.
“Penyebab kebakaran diduga terjadi konsleting listrik. Pertama kali yang melihat api yakni warga sekitar. Saat itu, terlihat api sudah membara dari iatas rumah korban. Lalu, ada yang berteriak ada kebakaran dan seketika warga sekitar langsung mendatangi lokasi kebakaran. Dan secara gotong royong, warga melakukan pemadaman api dengan cara manual. Karena api tidak juga padam, lalu menghubungi petugas Damkar Pos Bringin dan Pos Bawen serta Pos Ambarawa. Akibat kebakaran itu, korban harus kehilangan sejumlah perhiasan emas, perabotan rumah tangga, dan peralatan electronik,” terang Anang Sukoco.

Selanjutnya, pada Jumat (15/05/2026) malam sekitar pukul 20.20 wib, kebakaran menimpa gudang briket milik PT Hasil Alam Satria (HAS) di
Dusun Garung RT 03 RW 06, Kel Ngampin, Kec Ambarawa.
“Diduga penyebab kebakaran
Karena suhu oven yang terlalu tinggi. Pertama kali, api diketahui oleh Eko salah satu karyawan PT HAS yang melihat api di oven lalu melaporkannya ke bagian managemen. Kemudian melaporkannya ke Posko Damkar Ambarawa. Pemadaman api juga dibantu petugas Damkar Pos Terpadu Bawen dan Pos Getasan. Kurang lebih 40 menit kemudian, api berhasil dipadamkan,” tandas Anang Sukoco didampingi Joko Sukaryono (Kabid Ketentraman & Linmas).
Akibat kebakaran tersebut, PT HAS menderita kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Pemadaman api selain dilakukan petugas Damkar juga dibantu warga sekitar, petugas Polsek Ambarawa, Koramil Ambarawa, dan para relawan.
(Heru Santoso)
















