Diduga Alami Rem Blong, Truk Tangki Tabrak Avanza & Dua Motor, Seorang Tewas

Peristiwa325 Dilihat

KAB. SEMARANG — wartaintegritas.com — Kecelakaan maut melibatkan beberapa kendaraan kembali terjadi di Jalan Raya Bapang Bawen – Ungaran, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang tepatnya di jalan menurun di depan pusat oleh-oleh LiduLapa, Jumat (29/05/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Kecelakaan itu melibatkan Truk tangki nopol H 8945 DA dengan sopir M. Shofiadi (39) warga Tanjung Mas, Kota Semarang – Toyota Avanza dengan pengendara A. Fauzi (32) nopol H 1196 TX, Honda Beat H 4208 ASG dengan pengendara Soni Setiyanto (43) warga Perum Kartika Asri, Pudak Payung, Kec. Banyumanik, Kota Semarang dan Honda Vario H 2289 ZC dengan pengendara Adi. Satu orang tewas dalam kecelakaan ini yakni pengendara Honda Beat Soni Setiyanto.

Kasat Lantas Polres Semarang Iptu Raymond Daniel Titaheluw didampingi Kanit Gakkum Iptu Handriani menjelaskan, kecelakaan itu terjadi Jumat (29/05/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Berawal saat truk tangki dengan nopol H-8945-DA melaju pelan dari arah Bawen menuju Ungaran. Sesampainya di jalan menurun daerah Bawen tepatnya di sebarang pusat oleh-oleh LiduLapa, pengemudi truk mengaku kaget saat menginjak rem karena kondisi rem tidak berfungsi.

“Mengetahui remnya tidak berfungsi, pengemudi truk berusaha membanting stir ke sisi kiri. Namun, truk yang masih melaju pelan itu akhirnya menabrak 1 mobil dan 2 sepeda motor yang melaju di depannya dan menggasak 2 kios tambal ban. Lalu, truk berhenti setelah ‘nyungsep’ ke selokan sedalam kurang lebih 3,5 meter. Dalam kecelakaan tersebut seorang tewas yakni Soni Setyanto (43) pengendara Honda Beat. Sedangkan pengendara Avanza dan Honda Vario selamat,” terang AKP Raymond.

Dalam keterangannya, pengemudi truk Muh. Shofiadi (39) menyampaikan, bahwa rem truk tidak berfungsi saat melaju memasuki jalan menurun tersebut. Tahu remnya blong langsung membunyikan klakson dan berusaha membanting stir ke sisi kiri. Namun, truk yang dikemudikan justru menggasak mobil Avanza dan sepeda motor serta dua kios ban hingga akhirnya nyungsep ke dalam selokan.

“Rem truk terasa tidak berfungsi saat melaju mendekati jalan menurun. Lalu saya hidupkan klasik dan mencoba banting stir ke kiri. Justru truk malah menabrak mobil dan dua motor lalu kios ban. Berhenti setelah truk nyungsep dalam sekolah ini,” ujar Shofiadi, dilokasi kejadian.

Sesaat kemudian jalur padat lalu lintas itu ramai dikunjungi warga yang ingin melihat kendaraan yang mengalami kecelakaan. Bahkan, arus lalu lintas sempat tersendat. Namun setelah petugas Satlantas Polres Semarang tiba di lokasi kejadian dan melakukan pengaturan arus, dapat kembali lancar.

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *