SURAKARTA – wartaintegritas.com – Semangat toleransi dan kebersamaan mewarnai kegiatan kerohanian yang diselenggarakan oleh SMA Warga Surakarta pada Kamis (12/3/2026). Sebagai sekolah nasional yang menaungi murid dari berbagai latar belakang agama, kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 13.00 hingga 18.30 WIB dan ditutup dengan buka puasa bersama.
Kepala SMA Warga, Aditya Noor Cahya Perdana, S.Pd., Gr., M.Pd., dalam sambutannya mengapresiasi sinergitas seluruh pihak yang terlibat, mulai dari para pendidik, tenaga kependidikan, panitia, hingga para murid. Ia menegaskan bahwa kegiatan kerohanian ini menjadi sarana membangun sikap saling menghargai dalam keberagaman.
“Kegiatan kerohanian hari ini menumbuhkan toleransi dan saling menghargai di tengah keberagaman. Demikian halnya dengan buka puasa bersama hari ini tidak hanya bagi pendidik, tenaga kependidikan, dan murid muslim, karena rekan kita beragama lain juga menjalankan ibadah puasa. Kalaupun tidak berpuasa, kesempatan ini kita gunakan untuk membangun silaturahmi melalui kegiatan makan bersama,” ujarnya.
Tema Kerohanian Tiap Agama
Dalam pelaksanaannya, setiap agama mengangkat tema pembinaan rohani yang berbeda sesuai dengan nilai dan ajaran masing-masing, yakni:
| Islam | : | Transisi Jiwa Menjemput Taqwa |
| Kristen | : | Metanoia – Berbalik dan Diperbarui |
| Katolik | : | Menjadi Remaja yang Peduli, Bersemangat, dan Bahagia |
| Buddha | : | Deep Dive Mazhab |
| Hindu | : | Membangun Kesadaran Ekologis Melalui Ajaran Tri Hita Karana dan Program Green Dharma |
Kegiatan yang dilakukan juga beragam. Murid Muslim melaksanakan ibadah sekaligus mengikuti berbagai lomba bernuansa Ramadan. Sementara itu, murid Kristen mengikuti kegiatan pengakraban melalui sejumlah permainan interaktif yang mempererat kebersamaan.
Murid Hindu melaksanakan ibadah bersama, sedangkan murid Buddha melaksanakan kegiatan peribadatan di Vihara Dharmasundara dan Vihara Lotus yang berada di sekitar sekolah.
Berbagi Takjil untuk Masyarakat
Menjelang waktu berbuka puasa, warga sekolah melaksanakan aksi sosial berbagi takjil kepada masyarakat di beberapa titik sekitar sekolah. Sekitar empat ratus paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan dan warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Riana, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program tahunan sekolah yang sarat nilai pendidikan karakter.
“Rangkaian kegiatan kerohanian berupa ibadah, pembagian takjil, dan buka puasa bersama yang merupakan program tahunan sekolah diharapkan dapat meningkatkan iman dan takwa seluruh komponen sekolah. Secara khusus, kegiatan ini menjadi wahana bagi para murid untuk belajar mengelola kegiatan sekolah sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.
Peran Aktif Murid
Sementara itu, Isa Hani Kashan, selaku Ketua ROHIS sekaligus panitia kegiatan buka puasa bersama, menyampaikan rasa syukurnya dapat memimpin kegiatan tersebut bersama teman-temannya.
“Sebagai murid, saya bersyukur, alhamdulillah diberi kesempatan untuk memimpin teman-teman dalam kegiatan buka puasa bersama hari ini. Selain berbagi takjil, kami juga mengadakan lomba sholat dan sambung ayat Al-Qur’an. Kesan saya, kegiatan ini menunjukkan kekompakan serta toleransi antarwarga sekolah yang berbeda latar belakang. Harapannya, kita semakin memahami perbedaan dan memperkuat harmonisasi di lingkungan sekolah,” tuturnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama seluruh warga sekolah, yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Momen ini menjadi bukti bahwa keberagaman yang ada di lingkungan sekolah dapat menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan, toleransi, dan kepedulian sosial.
(Purwoto)










