Asyik Bermain di Sungai, Anak-anak Temukan Bayi di Tepi Sungai Sudah Meninggal Dunia

Peristiwa307 Dilihat

KAB.SEMARANG — wartaintegritas.com — Warga Dusun Jetis, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang digegerkan ditemukannya orok bayi berjenis kelamin perempuan di bawah jembatan, Senin (16/03/2026) pagi. Saat ditemukan, sudah dalam keadaan meninggal dunia dan terbungkus kain pel di dalam kaleng bekas roti.

Kapolsek Ungaran Kompol Sugiyarta menjelaskan bahwa kali pertama yang mengetahuinya adalah sejumlah anak warga sekitar yang sedang main-main di sekitar aliran sungai sekitar pukul 10.13 WIB. Saat itu anak-anak melihat bungkusan yang mencurigakan. Bungkusan itu lalu dibuka dan ditemukan sebuah kaleng bekas roti yang di dalamnya ada orok bayi.

Kemudian penemuan ini diberitahukan kepada Restu Handayani (34) dan Moh Roni (61) keduanya warga sekitar. Lalu bersama mendatangi lokasi penemuan untuk memastikan temuan tersebut. Ternyata, saat di cek bingkisan itu berisi orok bayi perempuan yang sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi penemuan, untuk melakukan pengecekan dan olah TKP. Serta, berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Semarang dan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap korban. Hal ini guna memastikan kondisi korban,” terang AKP Sugiyarta, di lokasi penemuan bayi tersebut.

Dari hasil pemeriksaan medis oleh Dokter Aam Amaliaya bersama bidan Desa Jetis, korban merupakan orok bayi berjenis kelamin perempuan dengan usia kandungan diperkirakan sekitar 7 – 8 bulan dengan berat kurang lebih dua kilogram. Hasil pemeriksaan awal, korban diduga tewas akibat lahir dalam kondisi prematur. Diperkirakan meninggal dunia sekitar empat jam sebelum ditemukan warga.

“Bayi tersebut langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna kepentingan penyelidikan. Sampai saat ini, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga membuang bayi tersebut. Selain itu, kami mengimbau kepada masyarakat apabila mengetahui informasi terkait kejadian tersebut, segera melaporkannya kepada pihak berwajib guna membantu proses penyelidikan,” pungkasnya.

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *