Prodi IE FEB UKSW Bersama Dinas Koperasi Gelar “Pelatihan & Pendampingan UMKM”

Pendidikan100 Dilihat

SALATIGA — wartaintegritas.com — Pemerintah (Pemkot) Salatiga melalui Dinas Koperasi & UMKM menggandeng Program Studi (Prodi) Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW Salatiga menggelar “Pelatihan & Pendampingan UMKM” khususnya terkait dengan Manajemen Keuangan dan Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Praktik UMKM Kota Salatiga. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari sejak Selasa – Kamis (18-20 Agustus 2026) di Ruang Plumpungan Kantor Pemkot Salatiga.

Ketua Program Studi Ilmu Ekonomi (Kaprodi IE) FEB UKSW, Prof. Dr. Gatot Sasongko, S.E., M.S., menyampaikan bahwa pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari ini bertujuan untuk merespons dinamika perkembangan zaman dan membekali pelaku usaha dengan kompetensi yang relevan.

“Fokus pembelajaran bagi peserta meliputi peningkatan daya saing serta tingkat kompetensi para pelaku UMKM yang ada di Kota Salatiga, pemberian ilmu dan keterampilan terkait kemampuan mengelola keuangan internal usaha, yang dinilai sangat krusial dan dibutuhkan saat ini. Serta pemanfaatan teknologi yang berkembang pesat sebagai media utama dalam mempromosikan produk-produk UMKM secara luas,” terang Prof. Gatot Sasongko kepada awak media, usai pembukaan pelatihan.

Para peserta pelaku dan pegiat UMKM sedang mengikuti pelatihan. (Heru. S)

Ditambahkan, terdapat sejumlah hal yang dapat menjadi nilai tambah dari program kolaborasi ini. Yakni, sinergi antara Pemkot Salatiga dengan UKSW Salatiga yang berkomitmen untuk melengkapi upaya yang telah dilakukan oleh dinas terkait.

“Pelatihan ini tidak mutlak pada metode ceramah atau pemaparan materi belaka, namun lebih dari itu penekanan utama pada pendampingan intensif kepada peserta. Hal ini, agar peserta benar-benar bisa mempraktikkan ilmu yang diperolehnya selama mengikuti pelatihan. Selain itu, ada manfaat ganda melalui pendampingan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Prodi IE FEB UKSW Salatiga. Bahkan, mahasiswa ini juga siap turun langsung melakukan pendampingan kepada para pelaku dan pegiat UMKM secara tatap muka,” jelasnya lebih lanjut.

Prof. Gatot Sasongko lebih lanjut mencontohkan, para peserta diajarkan bagaimana cara memasarkan produk melalui platform digital TikTok ataupun YouTube. Langkah ini akan mendapatkan pendampingan langsung dari para mahasiswa. Pendampingan yang dilakukan, hingga peserta berhasil membuat dan mengelola akun tersebut.

“Apa yang kami lakukan ini sejalan dengan program pada tahun sebelumnya telah berhasil dipublikasikan oleh UKSW. Selain itu, guna mewujudkan “Satya Wacana Berdampak”, maka dengan mengubah pemahaman dari sekadar “tahu” menjadi “mampu dan bisa” mempraktikkan,” katanya.

Di samping pelatihan dengan pemaparan teori, para mahasiswa pendamping siap turun langsung ke lapangan. Hal ini akan memberi pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam menyelesaikan masalah di tengah masyarakat. Kondisi tersebut secara tidak langsung mewujudkan visi kampus untuk terus memberikan dampak langsung yang positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Untuk itu, kolaborasi strategis ini dapat dipertahankan bahkan diperluas di masa yang akan datang. Harapannya, kedepannya akan semakin banyak inovasi dan solusi nyata yang dapat dihadirkan untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal,” pungkas Prof. Gatot Sasongko.

Pelatihan & Pendampingan ini menghadirkan nara sumber antara lain Dr. Trio, M.Si. & Angelista Titis Pertiwi, S.Si., M.App.Ec.(Pengenalan Digital Marketing, Komala Inggarwati, S.E., M.Bus., Ph.D.(Pengelolaan Usaha), Dr. Supatmi, S.E., M.Si.Akt.(Pencatatan Keuangan Usaha), BLU by BCA Digital (Digitalisasi Pencatatan Keuangan Usaha). Titik Huda Kurniawan (Penguatan Fondasi melalui Bisnis Model Canvas/BMC).

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *