PMI Klaten Gelar “Sinau Bareng” Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Bersama Relawan

Peristiwa175 Dilihat

KLATEN, wartaintegritas.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klaten mem eringati Hari Relawan PMI dengan  menyelenggarakan kegiatan edukasi bertajuk “Sinau Bareng Relawan PMI” dengan fokus pembahasan pada Ancaman Bencana Hidrometeorologi dan Langkah Mitigasinya. Acara yang berlangsung di Aula Lantai 3 Markas PMI Klaten pada Sabtu (27/12/2025) ini menghadirkan para ahli dan perwakilan komunitas relawan se-Kabupaten Klaten.

Ketua PMI Kabupaten Klaten, Drs. H. Purwanto Anggono Cipto, M.Si. menyatakan bahwa kegiatan rutin tiga bulanan ini sangat krusial mengingat posisi geografis Klaten yang cukup rentan.

“Klaten termasuk dalam empat kabupaten di Jawa Tengah yang paling rawan bencana hidrometeorologi. Bahkan secara umum, tingkat kerawanan bencana kita berada di peringkat keempat se-Provinsi Jawa Tengah,” ujar Purwanto saat memberikan keterangan di sela-sela acara.

Tujuan: Edukasi dan Kesiapsiagaan

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para relawan dengan pengetahuan teknis mengenai proses terjadinya bencana yang dipicu oleh faktor cuaca ekstrem, seperti angin puting beliung dan banjir. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan para relawan dan masyarakat tidak lagi merespons bencana dengan kepanikan, melainkan dengan langkah-langkah mitigasi yang terukur.

“Harapannya, teman-teman relawan tahu titik-titik rawan, seperti di mana potensi puting beliung sering terjadi, sehingga mitigasi bisa disiapkan lebih dini,” tambah Purwanto.

Membangun Masyarakat Adaptif

Narasumber utama, Bapak Gempita Icky Dzkrillah, S.Tr., M.Kom., memaparkan materi mengenai faktor-faktor cuaca ekstrem dan dampaknya. Ia menekankan pentingnya kemampuan masyarakat untuk membaca tanda-tanda alam dan mengakses informasi cuaca secara akurat.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan masyarakat yang lebih adaptif, siaga, dan tanggap. Kita ingin masyarakat teredukasi sehingga ketika ada potensi cuaca ekstrem, mereka sudah tahu apa yang harus dipersiapkan untuk mengurangi risiko,” jelas Gempita dari BMKG Semarang.

Sinergi Lintas Komunitas

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur relawan dan organisasi mitra, di antaranya: ORARI (YF2ASW, YD2ACC), RAPI Senkom, SAR Klaten, KSR (Korps Sukarela) PMI, MDMC, Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat), Ubaloka Pramuka, dan PMR.

Turipto (YF2ASW ) sangat mendukung kegiatan kolaborasi relawan yang diselenggarakan PMI ini dan menyatakan bahawa  ORARI selalu siap dalam menghadapi bencana.

Melalui kolaborasi ini, PMI Klaten berharap koordinasi antarelemen relawan dalam penanggulangan bencana di wilayah Klaten dapat berjalan lebih solid dan efektif sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) organisasi masing-masing.

(Benyamin Hadinagoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *