KLATEN, wartaintegritas.com — Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kalikotes, Klaten, menggelar inspeksi mendadak (sidak) pangan secara serentak, Senin (22/12/2025).
Langkah ini diambil guna memastikan stok bahan pokok di masyarakat aman, bermutu, dan bebas dari produk kedaluwarsa.
Sidak yang dipimpin oleh Kepala Puskesmas Kalikotes, dr. Alfiana Choiriyani Udin, menyasar dua titik utama, yakni Pasar Gentongan di Desa Gemblegan dan Toko Renggali di Desa Jogosetran.
Petugas gabungan yang terdiri dari personel Koramil 01/Kota, Polsek Kalikotes, serta staf Kecamatan menyisir satu per satu lapak pedagang dan rak toko.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memantau langsung kelayakan barang kebutuhan pokok. Fokus kami adalah pada masa kedaluwarsa, kondisi kemasan, serta cara penyimpanan produk agar masyarakat tidak dirugikan secara kesehatan maupun ekonomi,” ujar dr. Alfiana.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, tim tidak menemukan adanya produk makanan atau minuman yang melewati batas tanggal kedaluwarsa. Dokter Alfiana mengapresiasi tingkat kepatuhan para pedagang di wilayah Kalikotes yang dinilai sudah cukup sadar akan kualitas barang dagangannya.
Senada dengan hal tersebut, Babinsa Desa Gemblegan Sertu Imung Prasasti, yang mewakili Danramil 01/Kota, mengimbau para pedagang untuk tetap teliti dan melakukan pengecekan mandiri secara berkala.
“Kami minta pedagang rutin mengecek stoknya. Jika ada produk yang mendekati masa expired, segera tarik dan ganti dengan yang baru. Ini penting demi menjaga kepercayaan dan keselamatan konsumen,” tegas Sertu Imung.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Camat Kalikotes Ponimin, S.Sos., perwakilan Kapolsek Kalikotes Aiptu M. Huda, serta perangkat desa setempat. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi warga Klaten, khususnya di Kecamatan Kalikotes, dalam menyambut perayaan akhir tahun.
Meskipun hasil sidak kali ini dinyatakan aman, pihak Forkopimcam berkomitmen akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna mengantisipasi masuknya barang-barang tidak layak konsumsi selama masa libur panjang mendatang.
(Benyamin Hadinagoro)










